Jumlah Pasien Sembuh Terus Bertambah Signifikan, Meski Penambahan Kasus COVID-19 juga Cukup Tinggi
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto (Foto: BNPB)

JAKARTA, HALUAN,CO - Pemerintah patut bersyukur jumlah pasien COVID-19 yang sembuh terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, meskipun ada penambahan 316 kasus kasus sehingga total positif 4.557 kasus. Sementara pasien yang sembuh sekarang 380 orang dan 399 meninggal dunia.

Mengapa ini penting: Upaya penyembuhan terhadap penderita COVID-19 mulai menunjukkan hasil. Artinya, penderita COVID-19 bisa disembuhkan, sehingga menunjukkan sikap optimisme terhadap wabah COVID-19 akan segera berakhir. Semakin banyaknya pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh juga menjadi bukti bahwa kerja keras tim medis di garda ke depan tidak sia-sia.

Konteks: Pemerintah dan penderita mulai optimistis bahwa penderita COVID-19 bisa disembuhkan seperti di Jakarta yang kasus sembuh tertinggi yakni 142 pasien dalam 24 jam terakhir. Jakarta selama menjadi episentrum pandemi COVID dengan kasus kematiannya tertinggi.

Apa katanya: "Kita patut bersyukur sudah ada 380 orang dinyatakan sembuh, kita berharap bahwa ini menjadi sebuah optimisme kita semua bahwa COVID-19 bisa sembuh," kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Jumlah pasien sembuh: DKI Jakarta mencatatkan kasus sembuh tertinggi yakni 142 pasien dalam 24 jam terakhir. Kemudian Jawa Timur mencatatkan 73 sembuh, dan diikuti Sulawesi Selatan dengan 31 orang sembuh, Jawa Barat dan Jawa Tengah masing-masing 19 kasus, serta sisanya daerah lainnya.

"Kami harap ini menjadi sebuah optimisme bersama bahwa Covid-19 bisa sembuh dan jumlah yang sembuh akan terus bertambah," ujarnya.

Data COVID-19 hari ini.

  • Kasus pasien positif ada tambahan 316 kasus, sehingga total sudah ada 4.557 pasien positif COVID-19 di Indonesia.
  • Sebanyak 21 orang kembali dinyatakan sembuh, sehingga total pasien sembuh sebanyak 380 orang.
  • 26 orang dinyatakan meninggal dunia dalam satu hari terakhir, sehingga total pasien meninggal 399 orang.
  • Rasio jumlah kasus meninggal dunia terhadap total kasus positif di Indonesia tercatat sebesar 8,75 persen.
  • Sebagian besar pasien yang meninggal berusia di atas 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan, seperti hipertensi atau darah tinggi, diabetes, dan penyakit paru-paru seperti asman dan bronkitis.
Waspada! OTG Positif Corona Ditemukan di Sejumlah Daerah

Himbauan pemerintah:

  • Mengajak untuk membangkitkan sikap optimisme bersama karena penyebaran masih terjadi.
  • Mematuhi kebijakan pemerintah mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bukan hanya diketahui tapi dijalankan

"Maka sekali lagi diingatkan agar masyarakat tetap menjaga jarak dan menunda perjalanan. Produktif di rumah," ujar Yurianto, Senin (13/4).

Penyebaran pasien positif.

  • Provinsi DKI Jakarta tetap masih jadi episentrum dengan jumlah pasien positif COVID-19 terbanyak, yaitu 2.186 jiwa per 13 April.
  • Setelah DKI Jakarta, ada Jawa Barat dengan 540 pasien positif, Jawa Timur dengan 440 pasien, Banten dengan 285 pasien, Sulawesi Selatan 223 kasus, dan Jawa Tengah dengan 203 pasien.
  • Kemudian lima kasus positif di Aceh, Bali 86 kasus, Bangka Belitung empat kasus, Bengkulu empat kasus, DI Yogyakarta 57 kasus.
  • Selanjutnya empat kasus di Jambi, Kalimantan Barat 13 kasus, Kalimantan Timur 35 kasus, Kalimantan Tengah 25 kasus, Kalimantan Selatan 34 kasus, Kalimantan Utara 16 kasus.
  • Di Kepulauan Riau 21 kasus, NTB 37 kasus, Sumatera Selatan 18 kasus, Sumatera Barat 45 kasus, Sulawesi Utara 17 kasus, Sumatera Utara 67 kasus, Sulawesi Tenggara 16 kasus, NTT dan Gorontalo masing-masing satu kasus.
  • Terakhir Sulawesi Tengah 19 kasus, Lampung 21 kasus, Riau 20 kasus, Maluku Utara dan Maluku masing-masing dua dan 11 kasus, Papua Barat dua kasus, Papua 68 kasus dan Sulawesi Barat lima kasus.

0 Komentar