Kabupaten Merangin Jambi Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor
Banjir bandang dan tanah longsor melanda dua desa di dua kecamatan di Kabupaten Merangin, Jambi (Foto: Budi Harto)

MERANGIN, HALUAN.CO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Merangin, Jambi sejak Rabu (25/3/2020) malam membuat beberapa titik di Kecamatan Jangkat Timur dan Kecamatan Lembah Mesurai menyebabkan banjir dan tanah longsor.  

Akibatnya, beberapa desa di dua kecamatan tersebut terisolir setelah dihantam banjir bandang dan longsor .

Peristiwa tersebut membuat sepasang suami isteri (pasutri) yang merupakan warga Desa Pematang Pauh ikut terseret menjadi korban longsor.

Beruntung pasutri tersebut ditemukan dalam keadaan selamat tersangkut di ranting pohon, enam jam peristiwa banjair bandang dan tanah longsor tersebut. Hanya saja yang ditemukan dalam keadaan pingsan dan perlu mendapatkan perawatan segera.

Pasutri yang menjadi korban banjir bandang ditemukan selamat tersangkut di ranting pohon (Foto: Budi Harto)

Kapolsek Lembah Masurai, Iptu Tumpal saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, longsor tersebut terjadi pada pagi tadi setelah diguyur hujan yang menyebabkan tanah dikawasan tersebut labil hingga ambrol terbawa banjir.

"Telah terjadi longsoran tanah di Koto Rami dan Desa Pematang Pauh Kecamatan Jangkat Timur, sekira pukul 06.00 Wib yang mengakibatkan jalan tidak bisa dilewati mengakibatkan kemacetan panjang," jelas Iptu Tumpal.

Sementara itu, Tumpal menerangkan pasutri yang menjadi korban longsor tersebut terpaksa harus mendapat perawatan secara intesif di Puskesmas terdekat.

"Korban yang pinsan tertimbun longsoran langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan," jelasnya.

Atas kejadian tersebut Kapolsek Lembah Mesurai Iptu Tumpal minta bantuan alat berat untuk mengeruk tanah dan kepada masyarakat berpesan agar berhati-hati karena di Merangin curah hujan tidak menentu.

Penulis: Budi Harto