Kaesang Pangarep Jualan Ayam, Ada Sambal Nusantara Juga

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Kaesang Pangarep saat meresmikan kedai Yang Ayam di Jl. Tanjung Duren Barat 1 No.12A, Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Putra Presiden Jokowi yang dikenal sebagai pemilik sejumlah gerai makanan dari martabak hingga pisang bersama kakaknya, kini merambah ayam dan sambal. Temanya tentang kuliner nasional. Gerai perdananya terletak di Jl. Tanjung Duren Barat 1 No.12A, Jakarta Barat dengan label Yang Ayam

Alasan menu utamanya dan aneka sambal nusantara

Menu ayam menjadi jualan andalannya setelah terinspirasi kuliner ayam kalasan. “Orang Indonesia suka, dan nggak pernah bosan dengan ayam. Setiap wilayah punya menu olahan daging ayam dengan kekhasannya masing-masing," kata Kaesang saat meresmikaan gerai pertamanya, kemarin.

"Menu daging ayam tersedia mulai mulai resto mewah hingga kaki lima, dan semua laris terjual. Kami yakin, jika variasi baru hadir, masyarakat akan tertarik dan menyukainya. Yang Ayam hadir untuk yang tersayang,” ujar Kaesang.


Harganya sangat terjangkau masyarakat tapi soal rasa begini testimoninya

Yang Ayam menyediakan sambal andalan, Sereh Api dan Bara Api, dengan ragam menu di kisaran harga Rp12.727 hingga Rp21.818. Dapat dinikmati dengan minuman Cincau Soda serta Sawadi Cup (dalam bahasa Thai berarti teh susu).

Menurut Kaesang, pembeda gerainya adalah penggunaan bumbu marinasi khas Kalasan yang manis, dipadu dengan gurihnya tepung serta sambal bara api dan sereh api.


Kenapa usaha barunya belum diwaralabakan, Kaesang memiliki alasan

Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini sebelumnya memperkenalkan dagangan barunya melalui rangkaian cuitan di akun Twitter-nya sejak Senin (3/12/2019) silam. “Untuk saat ini, Yang Ayam belum di-franchise-kan. Sedangkan untuk menu makanan dan minuman, kami sudah siap dengan 10 varian sambal dan lima varian minuman yang akan kami perkenalkan kepada masyarakat di bulan depan, dan kami akan terus meneksplorasi dan berinovasi dari sambal-sambal khas nusantara serta begitu pula dengan minumannya,” ucap Kaesang.


Berdirinya geri Yang Ayam di Tanjung Duren mendahului rencana awal Kaesang yang sempat menyebut akan menggelar peluncuran pada awal tahun depan. Pihaknya berencana, di tahun depan Yang Ayam akan menjangkau Jabodetabek melalui 60 hingga 100 gerai.

“Usaha kuliner selalu prospektif karena dalam situasi apapun, orang selalu membutuhkan makanan. Selain itu, bisnis ini juga melibatkan banyak orang, pemasok, serta perusahaan pendukung. Manfaatnya terasakan oleh banyak orang,” ujarnya seputar pilihan berbisnis kuliner.

Kaesang menambahkan bahwa usaha kuliner Yang Ayam menjadi salah satu portofolio venture capitalnya yakni PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT).

Salah satu pengunjung pertama gerai Yang Ayam yakni Ibu Rahma dan keluarga asal Bekasi mengatakan bahwa ia dan keluarga berkunjung ke gerai Yang Ayam karena penasaran akan menunya. Ia dan keluarga mencoba menu Itu Aja yang merupakan paket nasi dan ayam sudah termasuk sambal serta minum.

"Rasanya enak, beda dengan yang lain. Saya suka dengan rasa sambalnya. Dan harganya juga terjangkau, per menu yang sudah termasuk minum ini hanya sekitar 21 ribu rupiah" ucap Ibu Rahma.


Ini "gurita" bisnis kuliner dan teknologi informasi Kaesang, apa saja sih?

Sebelumnya Kaesang dengan menggandeng sejumlah pihak juga telah merintis Sang Pisang pada tahun 2017 yang hingga pengujung tahun ini telah menjangkau 32 kota dengan jumlah 84 outlet diseluruh Indonesia. Sementara Ternakopi yang hadir April tahun ini, telah membuka tak kurang dari 30 gerai se-Jabodetabek.

Bersama kakaknya, Gibran Rakabuming, serta juru masak Arnold dan Randy Julius, Kaesang merilis Mangkok Ku dengan sajian aneka rice bowl, yang tengah berupaya melebarkan sayap hingga ke Australia. Selain itu, terdapat pula makanan ringan kemasan Kemripik yakni camilan dengan ragam rasa makanan khas Indonesia seperti nasi goreng dan seblak. Masih bersama sang kakak, dirinya mengembangkan pula bisnis rintisan aplikasi pemesanan makanan Madhang.Id.

Tak hanya kuliner semata, karena belum lama (28/11/2019) ini Kaesang meluncurkan HEBAT yang kepanjangannya adalah PT Harapan Bangsa Kita, sebuah akselarator yang berfokus pada UMKM. Menggandeng askelerator GK–Plug n Play. HEBAT coba menjadi kawah candradimuka bagi UMKM hingga mereka mapan secara permodalan.

“Saat ini banyak hadir akselarator menjaring bisnis rintisan dengan kapital yang sudah cukup mapan dan paham memanfaatkan teknologi informasi. Sedikit berbeda, yang akan kami bantu naik kelas adalah UMKM,” ungkapnya saat itu.

Inisiatif lain Kaesang adalah saat Agustus lalu membuka kelas programming (coding) yang dinamai Enigma IT Boothcamp. Para peserta yang lolos seleksi dibebaskan dari pembiayaan sekaligus mendapatkan kesempatan kerja dengan ikatan dinas di lembaga keuangan.


0 Komentar