Kakak Adik dan Ibunya di Cileungsi Positif COVID-19, Begini Kronologinya

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Bupati Bogor, Ade Yasin. (FOTO: Antara)

-

AA

+

Kakak Adik dan Ibunya di Cileungsi Positif COVID-19, Begini Kronologinya

Regional | Jakarta

Minggu, 26 April 2020 23:07 WIB


BOGOR, HALUAN.CO - Satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya kakak beradik di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat positif terinfeksi virus corona atau COVID-19. Adapun ayah dari keluarga ini bekerja di Rumah Sakit (RS) Darurat Wisma Atlet, Jakarta.

Mengapa ini penting: Kasus ini viral di media sosial saat petugas menjemput kakak beradik tersebut dari rumahnya pada Rabu (22/4/2020). Saat itu, narasi terkait kasus itu pun berbeda-beda.

"Awal kejadian ketika bapaknya pulang dari tempat kerjanya di RS Wisma Atlet 14 April, tiga jam kemudian anaknya merasakan panas dan kepalanya sakit, suhunya ada sekitar 40 derajat Celcius," kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Minggu (26/4/2020).

Konteks:

• Kabar soal dua bocah tertular COVID-19 dan dievakuasi tim medis beredar di media sosial. Ada yang menarasikan kedua bocah tinggal di Tangerang. Namun kemudian dikonfirmasi bahwa keduanya tinggal bersama orang tua di Cileungsi, Kabupaten Bogor.

• Video dengan durasi 2 menit 10 detik itu menayangkan proses evakuasi kedua anak oleh para petugas medis berkostum APD lengkap. Bocah dan orang tuanya itu dimasukkan ke dalam mobil ambulans.

Ayahnya sudah jalani tes cepat: Ayah dari kakak beradik itu sebelumnya sudah menjalani tes cepat pada 11 April 2020, hasilnya negatif. Hal itu dilakukan lantaran ayahnya bekerja di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta.

Kronologi kejadian:

• Pada 14 April 2020, ayah tiga anak itu pulang ke rumah dengan melaksanakan prosedur kesehatan, membersihkan tubuh dan mengganti pakaian sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga lain.

• Tiga jam kemudian, setelah kontak langsung dengan bapaknya, anak-anak yang tadinya sehat badannya mulai hangat, mulai diam dan mengeluh kalau kepalanya sakit.

• Pada 15 April 2020, ketiga anaknya dibawa ke rumah sakit karena suhu tubuhnya tinggi, kemudian ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), dan melalukan karantina mandiri.

• Keesokan harinya pada 16 April 2020, seluruh anggota keluarganya yang berjumlah lima orang menjalani pemeriksaan swab oleh petugas RS Polri Jakarta.

Ibunya menyusul sakit:

• Sehari kemudian, pada 17 April 2020, ibu dari dua bocah itu mengalami sesak napas. Karena sudah tak tahan, ibu tiga anak itu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi, dan langsung menerima penanganan petugas medis di ruang isolasi instalasi gawat darurat (IGD).

• Selanjutnya pada 18 April 2020, hasil rapid test sang ibu negatif COVID-19. Hasil rontgen menyatakan bahwa ada pembengkakan jantung, sehingga dipindah dari ruang isolasi ke ruang rawat inap.

disebut sebut bisa obati covid 19 gubernur jambi minta daun sungkai diteliti

Ibu dan dua anaknya positif COVID-19: Pada 20 April 2020, hasil swab satu keluarga itu keluar. Ibu dan dua anaknya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Sementara ayah dan anak sulungnya dinyatakan negatif.

"Akhirnya jam 00.30 sang ibu dijemput dengan menggunakan ambulans RSUD Cileungsi, dan difasilitasi mobil kantor ayahnya, dirujuk ke RS Wisma Atlet Jakarta. Sementara Ayah dan anak sulung diisolasi di rumah," papar Ade Yasin.

Tes ulang: Pada 24 April 2020, tim medis melakukan tes swab ulang kepada ayah dan anak sulungnya untuk mendapatkan hasil yang akurat.


0 Komentar