Kapal Angkut TKI Karam di Selat Malaka, 9 Penumpang Hilang dan 1 Ditemukan Tewas
Ilustrasi kapal tenggelam. (Foto: Net)

PEKANBARU, HALUAN.CO - Kapal kayu yang mengangkut 20 orang TKI dari Bengkalis Riau mengalami karam di perairan Selat Malaka. Sebanyak 10 orang ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia dan sembilan lainnya dinyatakan hilang.

Para TKI yang akan menuju Malaysia ini berangkat dari Pulau Rupat, Bengkalis pada Selasa (21/1/2020) malam sekira pukul 21.30 WIB.

SAR Malaysia ikut membantu pencarian korban hilang dari kecelakaan kapal kayu di Selat Malaka tak jauh dari perairan Provinsi Riau.

Humas Kantor Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, mengatakan SAR Malaysia mengerahkan personel untuk membantu pencarian korban hilang yang diduga masih berjumlah sembilan orang.

Malaysia mengerahkan satu unit RIB (Rigid inflatable Boat) dan satu helikopter Super Puma. Proses pencarian dari pihak Indonesia juga menggunakan dua kapal dan bantuan heli Super Puma TNI AU.

"Pencarian hari ke 3 masih seperti kemaren, menggunakan Helly Super Puma, KN 218 Dumai dan RIB serta dari Malaysia juga menggunakan RIB dan Helly, masing-masing mencari di wilayah perairannya," kata Kukuh seperti dilansir Antara, Jumat (24/1/2020).

Setubuhi Anak Kandung, Muslimin Diganjar Hukuman 18 Tahun Penjara

Satu korban ditemukan meninggal dunia pada Kamis (23/1/2020) kemarin. Jasad korban ditemukan mengapung, tanpa pelampung dan kartu identitas, kini telah dibawa ke Dumai, Riau.

Sebelumnya, sebanyak 10 penumpang ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan di perairan Kabupaten Bengkalis. Karamnya kapal yang mengangkut penumpang tersebut diduga karena mengalami kebocoran.