Karyawan yang Kena PHK Butuh Makan, Bukan Pelatihan Kartu Prakerja!

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi PHK. (Foto: Harianhaluan)

JAKARTA, HALUAN.CO - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengingatkan kepada para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan tanpa upah (unpaid leave), yang sudah mendaftar untuk mendata ulang identitas.

Pendaftaran ulang untuk program Kartu Prakerja itu dilakukan melalui situs web www.prakerja.go.id.

Mengapa ini penting: Pendataan ulang ini supaya penerima penyaluran manfaat program Kartu Prakerja, tepat sasaran.

"Iya (daftar ulang), kebijakan baru dari Kemenko Perekonomian, disempurnakan kembali," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah, kepada wartawan, Senin (19/4/2020).

Konteks: Data Kementerian Ketenagakerjaan, total pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang.

Pekerja yang sudah terdata Pemprov DKI:

  • DKI Jakarta telah mengumpulkan 323.224 pekerja terdampak Covid-19 dari 39.664 perusahaan pada akhir penutupan pendataan, 11 April 2020.
  • Pekerja/buruh yang terdampak tersebut, pekerja yang mengalami PHK tercatat ada 30.363 pekerja dari 3.361 perusahaan pada pendataan tahap I, ditambah 20.528 pekerja dari 3.421 perusahaan pada tahap II.
  • Pekerja yang dirumahkan tapi tidak menerima upah (unpaid leave) tercatat sebanyak 172.222 pekerja dari 16.198 perusahaan pada pendataan tahap I, ditambah 100.111 pekerja dari 16.684 perusahaan pada tahap II.
  • Pegawai/buruh yang di-PHK atau dirumahkan tak mendapat gaji, bisa membuka laman prakerja.go.id untuk mulai mengisi langkah administrasi.

"Para pekerja yang terdata mesti melanjutkan langkah dengan verifikasi data diri melalui website www.prakerja.go.id, mulai hari ini (Senin, 20/4/2020) pukul 10.00 WIB sampai dengan hari Kamis, (23/4/2020) pukul 16.00 WIB," kata Andri.

Program kartu prakerja dari pusat:

  • Sejak pembukaan gelombang I program Kartu Prakerja yang dimulai pada minggu kedua April 2020, pemerintah pusat telah memilih 200.000 penerima manfaat yang diberitahukan via pesan singkat.
  • Penerima manfaat yang telah lolos gelombang I sudah bisa memilih pelatihan yang tersedia. Sisanya, tak perlu mendaftar dari awal atau bisa mengikuti tes lagi.
  • Peserta yang telah menjadi penerima manfaat, bisa memilih biaya pelatihan secara gratis dengan batas nominal bantuan yang disediakan pemerintah, yakni Rp1 juta.
  • Peserta akan mendapat insentif sebesar Rp600.000 selama 4 bulan dan insentif survei kebekerjaan dengan Rp150.000 setelah lulus pelatihan yang dipilih.
  • Pekerja perlu mendaftar dan melakukan verifikasi NIK dan email, mengisi data diri, kemudian mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar untuk menjadi penerima manfaat program Kartu Prakerja yang ditargetkan menyasar 5,6 juta pekerja pada tahun 2020.
Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Surabaya Meningkat Tajam

Kritik kartu prakerja: Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, mengkritik program Kartu Prakerja yang masih saja menerapkan pola pelatihan.

  • Dalam situasi krisis, seharusnya anggaran pelatihan dialihkan untuk bantuan pekerja PHK itu jauh lebih wise (bijaksana).
  • Jika kondisi sudah normal, artinya sudah tidak krisis baru diterapkan pelatihan-pelatihan.
  • Metode pelatihannya diupayakan jangan bentuknya online tapi offline disesuaikan dengan karakteristik pekerja yang mau ditingkatkan kualitasnya.
  • Pelatihan online umumnya ditujukan pada pekerja-pekerja yang sudah mengenal teknologi komputer dan lain-lain, tapi pekerja industri yang tamatan SMP sampai SMA, rata-rata mereka bekerja disektor-sektor yang cukup berat. Skil-skil mereka tidak cocok dengan skill online.

"Kondisi masyarakat sekarang banyak butuh akses makan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan sebagainya. Sehingga sayang kalau anggaran itu kalau hanya untuk pelatihan saja," kata Tauhid kepada Haluan.co


0 Komentar