Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Fokus Menangani Pelanggaran Hukum

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Jaksa Agung ST. Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi Hukum DPR, Senin (20/1/2020). Foto: Jimmy Ratag/Haluan.co)

-

AA

+

Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Fokus Menangani Pelanggaran Hukum

Nasional | Jakarta

Senin, 20 Januari 2020 16:57 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, pihaknya akan fokus pada pelanggaran hukum dalam menangani kasus PT. Jiwasraya.

"Kami akan fokus terlebih dulu pada pelanggaran hukum," tegas Jaksa Agung ST Burhanuddin menanggapi saran anggota Komisi Hukum DPR dalam rapat kerja dengan Komisi III atau Komisi Hukum DPR, Senin (20/1/2020).

Terkait dengan perlindungan nasabah perusahaan asuransi plat merah itu, Burhanuddin akan tetap berusaha memberikan dukungan kepada Kementerian BUMN untuk pengembalian hak nasabah.

"Mengenai perlindungan nasabah, kami hanya diberikan tugas penegakkan hukumnya, walaupun kami akan dukung Kementrian BUMN untuk itu, tetapi kami akan focus dulu pada pelanggaran itu sampai tuntas. Kami akan usaha untuk pengembalian," jawab Burhanuddin.

Diungkapkan Jaksa Agung, pihaknya sudah mendata dan sudah melakukan penyitaan-penyitaan terhadap harta-harta perusahaan itu dalam langkah-langkah yang diambil untuk melindungi nasabah.

Demokrat Harap Semua Fraksi di DPR Jangan Takut Bentuk Pansus Jiwasraya

Sebelumnya anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung yang telah menetapkan lima tersangka dalam dugaan kasus penyalahgunaan dana nasabah di PT Asuransi Jiwasraya.

Namun dia juga meminta Kejaksaan Agung agar dapat membantu pemerintah dalam hal upaya pemenuhan hak-hak para nasabah yang dirugikan.

"Termasuk juga dalam konteks bagaimana Jaksa Agung dalam proses yang sedang berjalan, juga melakukan kajian untuk bisa membantu pemerintah dalam hal hak nasabah ini agar mudah terpenuhi," kata Taufik.

Menurut politisi Fraksi Partai NasDem ini, kejaksaan memiliki kewenangan lebih untuk percepatan pengungkapan kasus gagal bayar Jiwasraya. Dia menjabarkan, kinerja Kejagung dalam pengungkapan kasus tersebut diharapkan banyak pihak. Karena kalau kasus ini tidak terungkap secara tuntas akan berdampak buruk pada roda perekonomian nasional.

"Yang paling penting adalah soal kecepatan dan kepastian. Karena ini berhubungan dengan perekonomian negara, kepercayaan publik terhadap roda perekonomian negara dan investasi," jelas politisi dapil Lampung I ini.


0 Komentar