Kasus Pembunuhan Hakim di Medan, Istri Kedua Korban Diduga Otak Pelaku

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Jenazah Jamaluddin saat ditemukan dalam mobilnya di areal kebun sawit warga di dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. (Foto: Antara)

MEDAN, HALUAN.CO - Tabir pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin mulai terkuak. Polisi sudah mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

“Ketiganya diamankan kemarin. Untuk penjelasan detail tunggu penjelasan Kapolda,” kata Direktur Dit Reskrimum Polda Sumatera Utara Kombes Pol Andi Rian, Selasa (7/1) di Mapolda Sumatera Utara.

Dia tidak menjelaskan secara rinci bagaimana proses pengamanan ketiganya, dan peran ketiganya dalam kasus pembuhan itu, meski penjelasan dari Mabes Polri menyebutkan istri kedua korban otak dari pembunuhan itu.

“Tunggu saja penjelasan dari Kapolda,” katanya lagi.

Sementara Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan Erintuah Damanik mengaku telah mendapat laporan mngenai adanya tersangka pada kasus itu.

“Sudah ada tersangka, tapi nanti disampaikan pimpinan (kepolisian),” ujarnya dihubungi, Selasa (7/1) dilansir Waspada.

Berdasarkan informasi yang beredar, polisi sudah meringkus tiga orang. Seorang di antaranya merupakan otak pelaku yang merupakan orang dekat Jamaluddin, sedangkan dua lainnya merupakan orang suruhan.

Diberitakan sebelumnya, Jamaluddin yang juga menjabat Humas PN Medan ditemukan tak bernyawa di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD.

Kendaraan mewah berisi jasad hakim PN Medan itu didapati di jurang areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Jumat (29/11). Bagian depan mobil ringsek karena menghantam pohon sawit.


0 Komentar