Kasus Positif COVID-19 Jadi 8.607, Sembuh 1.042 dan Meninggal 720 Orang
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (Foto: BNPB)

JAKARTA, HALUAN.CO - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat kasus positif COVID-19 mencapai 8.607 orang hingga data per 25 April 2020 pukul 12.00 WIB. Sementara, pasien sembuh COVID-19 bertambah 40 orang menjadi 1.042 orang.

"Kasus konfirmasi positif 8.607 orang, sudah sembuh 1.042 orang, dan kasus meninggal 720 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi video yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (25/4/2020).

Mengapa ini penting: Jumlah orang yang terpapar virus Corona makin menunjukkan peningkatan tinggi dengan tambahan 396 kasus. Penambahan kasus ini diketahui berkat target pemerintah untuk menguji 10.000 spesimen per hari, sehingga dakam beberapa waktu kedepan kasus COVID-19 akan semakin banyak.

Konteks:

⦁ Adanya peningkatan kasus sembuh yang siginifikan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa COVID-19 bisa dilawan dan dicegah. Hal ini menumbuhkan semangat dan harapan hidup penderita Corona.

⦁ Pemerintah mendorong masyarakat agar upaya pemutusan rantai penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dapat terus dilakukan dengan baik.

Kasus positif hari ini: Ada penambahan 396 orang dari sebelumnya sebanyak 8.211 orang pada 24 April 2020, sehingga totalnya menjadi 8.607 kasus. Sementara yang meninggal bertambah 31 orang dibandingkan jumlah sebelumnya sebanyak 689 orang, sehingga totalnya mencapai 720 orang. Sedangkan pasien sembuh COVID-19 bertambah 40 orang menjadi 1.042 orang

⦁ Kasus positif COVID-19 terkonfirmasi di seluruh 34 provinsi di Indonesia tersebar 280 kabupaten/kota.

⦁ Kasus orang dalam pemantauan sebanyak 206.911 orang, dan pasien dalam pengawasan sebanyak 19.084 orang.

Penambahan kasus positif :

Aceh (1), Bali (6), Banten (11), Yogyakarta (2), Jakarta (85), Jambi (3), Jawa Barat (45), Jawa Tengah (46), Jawa Timur (80), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Timur (12).

Kalimantan Tengah (6), Kalimantan Selatan (14), Kalimantan Utara (6), Nusa Tenggara Barat (27), Sumatera Selatan (13), Sumatera Barat (1), Sumatera Utara (9), Sulawesi Selatan (12), Sulawesi Tengah (4), Riau (2), Maluku (5), Papua Barat (1), Sulawesi Barat (2), Gorontalo (2).

Jumlah kasus positif terbanyak hingga saat ini terdapat di DKI Jakarta dengan total kasus 3.684 orang. Kemudian, diikuti dengan Jawa Barat dengan total kasus positif COVID-19 sebanyak 907 orang.

Lalu, Jawa Timur dengan 770 kasus positif COVID-19, Jawa Tengah dengan 621 kasus positif COVID-19, Sulawesi Selatan dengan 432 kasus positif, dan Banten dengan total 370 kasus positif COVID-19.

Korban Corona di AS Bergelimpangan, Trump dengan Bangga Donasikan Ventilator ke Jokowi

Uji spesimen: Sebanyak 45 laboratorium beroperasi untuk uji PCR deteksi COVID-19, dengan jumlah spesimen yang diperiksa sejak 1 April 2020 hingga saat ini sebanyak 67.828 spesimen dan jumlah kasus yang diperiksa sebanyak 52.541 orang. Dari hasil pemeriksaan PCR, didapatkan 8.607 orang positif COVID-19 dan 43.934 orang negatif.

Sebaran positif COVID-19:

Provinsi Aceh sembilan kasus, Bali 183 kasus, Banten 370 kasus, Bangka Belitung sembilan kasus, Bengkulu delapan kasus, Yogyakarta 79 kasus, DKI Jakarta 3.684 kasus.

Jambi 21 kasus, Jawa Barat 907 kasus, Jawa Tengah 621 kasus, Jawa Timur 770 kasus, Kalimantan Barat 51 kasus, Kalimantan Timur 97 kasus, Kalimantan Tengah 100 kasus, Kalimantan Selatan 146 kasus, dan Kalimantan Utara 83 kasus.

Kepulauan Riau 83 kasus, Nusa Tenggara Barat 180 kasus, Sumatera Selatan 119 kasus, Sumatera Barat 97 kasus, Sulawesi Utara 36 kasus, Sumatera Utara 105 kasus, dan Sulawesi Tenggara 41 kasus.

Sulawesi Selatan 432 kasus, Sulawesi Tengah 36 kasus, Lampung 38 kasus, Riau 38 kasus, Maluku Utara 14 kasus, Maluku 22 kasus, Papua Barat 16 kasus, Papua 136 kasus, Sulawesi Barat 35 kasus, Nusa Tenggara Timur satu kasus, Gorontalo 14 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 26 kasus.


0 Komentar