Kasus Positif COVID-19 Menurun, Jumlah Pasien Sembuh Terus Melesat Jadi 747 Orang

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto (Foto: BNPB)

-

AA

+

Kasus Positif COVID-19 Menurun, Jumlah Pasien Sembuh Terus Melesat Jadi 747 Orang

The Good News | Jakarta

Senin, 20 April 2020 20:24 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mengungkapkan bahwa jumlah pasien sembuh COVID-19 kembali meningkat menjadi 747 setelah ada penambahan sebanyak 61 orang. 

Mengapa ini penting: Jumlah tersebut semakin melampaui angka kematian pasien per hari ini Senin (20/4/2020) sebanyak 590 setelah ada penambahan sembilan orang.

Konteks:

⦁ Adanya peningkatan kasus sembuh yang siginifikan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa COVID-19 bisa dilawan dan dicegah.

⦁ Pemerintah mendorong masyarakat agar upaya pemutusan rantai penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dapat terus dilakukan dengan baik.

Apa katanya: "Mari kita berpartisipasi secara aktif. Dengan memutuskan penularan COVID-19. Pastikan kita tidak tertular dan tidak menulari. Oleh karena itu tetap tinggal di rumah. Mari kita sebarluaskan dan laksanakan penggunaan masker. Maskerku melindungi kamu, maskermu melindungi aku," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Sebaran pasien sembuh: Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 230, disusul Jawa Timur sebanyak 98, Sulawesi Selatan 63, Jawa Barat 56, Jawa Tengah 51, Bali 42 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 747 pasien.

⦁ Sebaran pasien sembuh sebanyak 747 orang tersebar di 29 provinsi.

⦁ Kriteria pasien sembuh berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Data COVID-19 hari ini:

⦁ Ada penambahan untuk kasus positif sebanyak 185 orang hingga total menjadi 6.760 kasus.

⦁ Jumlah pasien sembuh mencapat 747 orang, ada tambahan 61 orang.

⦁ Total pasien meniinggal sebanyak 590 orang, ada tambahan 9 orang meninggal.

⦁ Sebanyak 49.767 spesimen dilakukan pengujian menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 36 laboratorium.

⦁ Sebanyak 43.749 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 6.760 positif dan 36.989 negatif.

⦁ Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 181.770 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 16.343 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota di Tanah Air.

Ternyata Pindad Bisa Bikin Ventilator dengan Harga Jauh di Bawah Impor

Sebaran data positif COVID-19: Provinsi Aceh tujuh kasus, Bali 140 kasus, Banten 341 kasus, Bangka Belitung tujuh kasus, Bengkulu empat kasus, Yogyakarta 69 kasus, DKI Jakarta 3.097 kasus.

Jambi delapan kasus, Jawa Barat 747 kasus, Jawa Tengah 351 kasus, Jawa Timur 590 kasus, Kalimantan Barat 21 kasus, Kalimantan Timur 63 kasus, Kalimantan Tengah 60 kasus, Kalimantan Selatan 96 kasus, dan Kalimantan Utara 74 kasus.

Kepulauan Riau 79 kasus, Nusa Tenggara Barat 72 kasus, Sumatera Selatan 89 kasus, Sumatera Barat 74 kasus, Sulawesi Utara 20 kasus, Sumatera Utara 83 kasus, dan Sulawesi Tenggara 37 kasus.

Selatan 370 kasus, Sulawesi Tengah 27 kasus, Lampung 26 kasus, Riau 34 kasus, Maluku Utara empat kasus, Maluku 17 kasus, Papua Barat tujuh kasus.

Papua 107 kasus, Sulawesi Barat tujuh kasus, Nusa Tenggara Timur satu kasus, Gorontalo empat kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 27 kasus. Sementara 21 nihil kasus positif atau tidak ada penambahan kasus COVID-19.


0 Komentar