Kelalaian Medis yang Disengaja, Aktivis HAM Saudi Tewas dalam Bui

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Aktivis HAM Arab Saudi, Abdullah Al-Hamid. (Foto: Isitmewa)

-

AA

+

Kelalaian Medis yang Disengaja, Aktivis HAM Saudi Tewas dalam Bui

International | Jakarta

Senin, 27 April 2020 10:52 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Seorang pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) terkemuka Arab Saudi yang dibui sejak 2013 karena aktivitas yang dianggap memberontak, meninggal dunia dalam penjara.

Abdullah al-Hamid (69 tahun), disebut mengalami koma setelah menderita stroke.

Mengapa ini penting: Abdullah Al-Hamid adalah seorang intelektual, yang lantang menyerukan agar demokrasi dan konstitusi di Saudi di tegakkan. Jurnalis Khasoggi, yang meninggal misterius pada 2018, sangat kagum dan merekomendasikan para aktivis Saudi membaca buku-buku Al-Hamid. Karena, Al-Hamid juga dikenal pakar konstitusi.

Konteks:

• Al-Hamid adalah salah satu dari 11 pendiri Asosiasis Hak Sipil dan Politik Saudi (ACPRA). Organisasi ini merupakan salah satu kelompok paling terkemuka di negara yang mengadvosi reformasi rezim dan mereka pelbagai pelanggaran HAM di kerajaan.

• Al-Hamid ditangkap otoritas Saudi pada Maret 2013 dan dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.

Al-Hamid dibiarkan wafat:

• Dilaporkan Anadolu, Al-Hamid meninggal karena kelalaian tim medis yang disengaja di penjara. Dia mengalami stroke otak dan mengalami koma selama 15 hari.

• Saudi membunuhnya dengan sengaja setelah meninggalkan dia saat koma selama berjam-jam sebelum membawanya ke rumah sakit.

Amankan Takhta, MBS Kembali Tangkap Anggota Dewan Kesetiaan Saudi

Kritik aktivis HAM:

• Dilaporkan BBC, kelompok-kelompok hak asasi manusia telah lama menyerukan pembebasan Al-Hamid.

• Saudi, secara luas dikritik karena tidak toleran terhadap perbedaan pendapat, belum mengomentari atas meninggalnya Al-Hamid.

• Para aktivis Saudi menuduh pemerintah Saudi tidak memberikan perawatan medis yang memadai kepada Dr al-Hamid sejak dia jatuh sakit dua minggu lalu.

• Akademisi Saudi yang berbasis di Inggris, Madawi al-Rasheed, yang merupakan pengkritik blak-blakan tentang kepemimpinan Saudi saat ini - telah menggambarkan al-Hamid sebagai simbol perjuangan untuk HAM.

• Para pegiat mengatakan Saudi mempunyai salah satu catatan terburuk untuk HAM di dunia, dengan kebebasan berekspresi dibatasi, anti kritik pemerintahannya melakukan penangkapan sewenang-wenang.


0 Komentar