Kemenag Dorong Ormas Kepemudaan Kembangkan Dakwah untuk Milenial

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Wamenag Zainut Tauhid Saadi ditemui pengurus IPNU. (Foto: Dok. Kemenag)

-

AA

+

Kemenag Dorong Ormas Kepemudaan Kembangkan Dakwah untuk Milenial

Nasional | Jakarta

Rabu, 05 Februari 2020 14:22 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Kementerian Agama (Kemenag) akan terus mendorong ormas kepemudaan Islam untuk dapat mengembangkan dakwah bagi generasi milenial.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat bertemu dengan Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), di Kantor Kementerian Agama.

"Sasaran (dakwah) Anda itu harus kaum milenial, mereka butuh sentuhan. Mereka yang membutuhkan kehadiran kita," ujar Zainut dalam keterangannya, Rabu (5/2/2020).

MTQ Nasional Ke-28 di Sumbar, Pemerintah Setempat juga Siapkan Destinasi Wisata

Menurut Zainut, untuk membuat kaum milenial tertarik, maka dibutuhkan ide inovatif dan kreatif dalam mengemas dakwah yang akan disampaikan.

Dimana, programnya harus semenarik mungkin agar kaum milenial pun terketuk hatinya untuk ikut.

"Mind set nya pun harus milenial," imbuh Zainut yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP IPNU periode 1988-1996 itu .

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menekan, pelbagai langkah perlu ditempuh untuk mengembangkan dakwah bagi milenial.

Mulai dari pemilihan narasumber yang dekat dengan milenial, hingga mengoptimalkan kader-kader yang ada sebagai duta organisasi.

"Kader-kader yang memiliki kemampuan harus dijadikan duta, sehingga bisa menjadi inspirasi dan memotivasi kaum milenial lainnya," pesannya.

Menanggapi Zainut, Ketua Umum IPNU Aswandi Jailani menyatakan pihaknya telah menyusun serangkaian program untuk menyentuh kalangan milenial. Salah satu di antaranya adalah program belajar cepat baca kitab kuning.

Untuk tahap awal, organisasi yang akan merayakan hari jadi ke-66 pada 23 Februari mendatang ini, akan menggulirkan program belajar cepat baca kitab kuning ini bagi kadernya dan kader IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama).

Sementara, Sekjen IPNU Muffarihul Hazin menuturkan, program lainnya yang berkaitan dengan kalangan milenial juga telah dilaksanakan sejak beberapa tahun sebelumnya. “Misalnya, mulai setahun yang lalu program kita untuk milenial itu adalah pengembangan inovasi dan ketahanan informasi. Di titik beratkan pada dua itu,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengembangan inovasi, saat ini IPNU tengah membuat ‘Rumah Pelajar Inspiratif’. Dalam program tersebut, IPNU mengumpulkan kader-kadernya yang memiliki bakat masing-masing, seperti yang memiliki bakat sains, gamers, hingga pembuat start up untuk kemudian diberikan pembinaan.


0 Komentar