Kemendagri Sudah Surati Gubernur Riau Terkait Ribut Pengangkatan 'Pejabat Keluarga'
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar (Foto: Kemendagri)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar, mengatakan Kemendagri akan meminta klarifikasi kepada Pemprov Riau terkait kasus keluarga Gubernur Riau Syamsuar dan Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Yan Prana Jaya yang menduduki jabatan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. 

Surat yang berisi permintaan penjelasan dari Pemprov Riau pun disebut Bahtiar sudah dikirimkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Sekjen Kemendagri sudah tindak lanjut soal tersebut dengan meminta klarifikasi kepada Pemprov. Tugas Kemendagri minta penjelasan pemda, sepanjang sesuai aturan silakan, tak masalah. Jangan dipolitisasi, ikuti dan pedomani hukumnya saja," kata Bahtiar di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Menurut Bahtiar, tak ada larangan mengangkat ASN menjadi pejabat yang memiliki ikatan keluarga dengan kepala daerah sepanjang sesuai hukum dan aturan yang berlaku.

Bahtiar lalu mencontohkan dan menyinggung aturan dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN.

"Contoh, saya ini ASN. Saya berkarir dan sudah hampir 27 tahun menjadi PNS. Besok lusa tiba-tiba ada keluarga saya jadi menteri, apa salah kalau saya jadi pejabat? Soal karir, PNS sudah ada aturannya," ujar Juru Biicara Kemendagri ini

"Jika ada yang keberatan dan curiga, bisa laporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), bukan berdasarkan prasangka semata. Dan bisa juga kepada pengadilan TUN kalau keputusan tersebut dianggap bermasalah. Mengelola negara, termasuk pemda dan aparatur negara berdasarkan hukum, bukan prasangka atau sekadar opini. Opini belum tentu bernilai kebenaran," tandas Bahtiar.

Masyarakat Bisa Adukan Pengangkatan Keluarga Gubernur dan Sekda Riau sebagai Pejabat Jika Dirugikan