Kemenkop Ajak KUMKM Produksi Masker Kain, Ini Tujuannya

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi masker kain. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kementerian Koperasi dan UKM mengajak para pelaku koperasi dan UMKM Indonesia terutama yang bergerak di bidang fesyen dan konveksi agar ikut membantu program pemerintah, dengan memproduksi lebih banyak masker berbahan baku kain.

Mengapa ini penting: Dengan memproduksi alat pelindung diri (APD) termasuk masker bagi masyarakat, akan membantu meningkat perekonomian UMKM, dan juga tidak mengganggu ketersediaan stok masker bagi tim medis.

“Yang paling utama adalah memastikan kesehatan masyarakat umum agar penyebaran virusnya bisa dicegah. UMKM bisa hadir dalam penyediaan masker kain tersebut, sekaligus membantu perekonomian para pelaku usaha," kata Menkop UKM Teten Masduki

Konteks:

  • Di tengah kelangkaan masker bedah, masker kain menjadi salah satu cara masyarakat untuk melindungi diri dari tertular corona.
  • Pemerintah dan WHO telah merekomendasikan penggunaan masker untuk siapapun yang berkegiatan di luar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.

Bahan dan cara buat masker kain:

1. Masker kain tanpa dijahit

Dilansir dari situs Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), masker kain dapat dibuat tanpa dijahit dan memiliki model earloop atau yang dapat disematkan di telinga.

Bahan: Kain katun, kaos katun yang sudah tidak terpakai, atau sarung bantal katun, karet elastis, bisa menggunakan ikat rambut karet yang dilapisi kain agar lebih nyaman.

Cara membuat:

  • Cuci dan keringkan terlebih dahulu kain agar steril saat digunakan
  • Ukur panjang kain sesuai ukuran wajah, masker harus menutup hidung, mulut hingga ke bawah dagu
  • Bentangkan kain, kemudian tambahkan filter kopi atau tissue di dalamnya
  • Lipat menjadi tiga lipatan, lalu sisipkan karet atau ikat rambut pada kedua sisi kain
  • Lipat bagian ujung kain tepat di mana karet disematkan, satukan bagian ujung satu dengan ujung satunya agar kain rapat
  • Tarik kedua ujung bagian atas dan bawah dari masker
  • Masker kain siap digunakan
Pemerintah Nilai Physical Distancing tak Efektif, Pasien Positif Terus Bertambah Tembus 2.956 Kasus

2. Masker kain jahit

Masker kain berikut adalah masker dengan model tali, cocok dikenakan untuk wanita berhijab.

Bahan: Jarum dan benang atau mesin jahit jika ada, gunting, peniti atau penjepit untuk menahan kain pada tempatnya, jika tidak ada dapat diganti penjepit kertas, kain katun, kaos katun yang sudah tidak terpakai, atau sarung bantal katun, empat strip kain katun untuk pengikat dengan panjang sekitar 45 cm, dapat diganti dengan 4 tali sepatu yang sama panjang

Cara membuat:

  • Cuci dan keringkan terlebih dahulu kain agar steril saat digunakan
  • Ukur panjang kain dan gunting menjadi dua bagian persegi panjang dengan ukuran masing-masing sekitar 30x15 cm
  • Bedakan pola bagian depan dan belakang masker agar tidak mudah tertukar
  • Tumpuk dua kain persegi panjang, jahit bagian belakang kain menghadap ke depan lalu jahit setiap sisi lapisan hingga kain menyatu
  • Sisakan sedikit ruang di kedua ujung kain untuk menyelipkan strip kain atau tali sepatu
  • Selipikan tali pada tiap ujung sisi kain, tahan dengan peniti atau penjepit kertas agar tali tidak bergeser
  • Jahit seluruh lapisan kain secara backstitch atau jahit berulang agar jahitan lebih kokoh di semua bagian
  • Masker kain tali siap digunakan

Manfaat masker kain: Sejauh ini memang belum ada penelitian yang menyatakan masker kain dapat menahan virus corona. Namun sebagai upaya pencegahan darurat, masker kain tetap harus digunakan.


0 Komentar