Kemenlu Ngaku Beri Bantuan Hukum ke Reynhard Sinaga Sejak 2017
Reynhard Sinaga. (Foto: Facebook)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kementerian Luar Negeri RI mengungkapkan telah memberikan bantuan kekonsuleran kepada Reynhard Sinaga, WNI, yang dikabarkan menjadi pelaku pemerkosaan terhadap 48 korban yang seluruhnya pria, di Inggris. Kemenlu memberikan pendampingan sejak kasus tersebut diproses otoritas di Inggris pada 2017 lalu. 

"Pendampingan kekonsuleran telah dilakukan demi memastikan yang bersangkutan mendapatkan hak-hak hukum sesuai peraturan yang berlaku di negara setempat," kata Judha Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu, Judha Nugraha, dalam keterangannya, Selasa (7/1/2020).

Perkosa 48 Pria di Inggris, WNI Reynhard Sinaga Divonis Penjara Seumur Hidup

"KBRI London telah melakukan penanganan kasus WNI atas nama Reynhard Tambos Maruli Tua Sinaga sejak tahun 2017-2020," ujar dia.

Menurut Judha, proses persidangan berlangsung selama empat tahap. Namun, dalam persidangan terakhir pada Senin (6/1/2020), hakim memutuskan menjatuhkan hukuman penjara 30 tahun.

Berdasarkan fakta persidangan selama empat tahap tersebut, Reynhard dinyatakan terbukti bersalah atas 159 dakwaan.

"Dengan rincian tindak pemerkosaan sebanyak 136 kali, usaha untuk pemerkosaan sebanyak delapan kali, kekerasan seksual sebanyak 13 kali, dan kekerasan seksual dengan penetrasi sebanyak dua kali," tukas Judha.

Sebelumnya, Hakim Suzanne Goddard dalam putusannya pada Senin (6/1/2020) dilansir BBC Indonesia menyatakan, Reynhard "sama sekali tidak menunjukkan penyesalan" dan "tidak memedulikan kondisi korban" ketika melakukan aksinya tersebut.

Reynhard Sinaga Divonis Penjara Seumur Hidup di Inggris, Ini Respons KBRI

Sejak awal persidangan, Reynhard selalu berkilah, hubungan seksual itu dilakukan atas dasar suka sama suka. Reynhard tidak bereaksi saat hukuman dijatuhkan. Reynhard disebutkan melakukan tindak pemerkosaan ini di apartemennya di pusat kota Manchester, Inggris.