Kepala BNPB: Bencana Alam Bukan Hukuman Tuhan
Ilustrasi bencana alam. (Foto: Reuters)

BANDA ACEH - Bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia disebut bukanlah hukuman dari Tuhan. Insiden tersebut dinilai sebagai peristiwa yang memang terjadi secara berulang-ulang.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo saat berkunjung ke Aceh, Kamis (26/12/2019).

Dia mengatakan, bencana alam bukanlah sebuah hukuman apalagi kutukan. Tapi fenomena yang perlu disikapi dengan siaga agar tidak jatuh korban.

"Kita harus jaga alam maka alam akan jaga kita,” kata Doni seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, keyakinannya tersebut datang dari apa yang terekam di Gua Eek Lunttie di Aceh Besar. Di tempat itu, terekam setidaknya 14 kali kejadian gempa dan tsunami pada 2004 lalu.

"Dan ini sudah terjadi sekitar 7500 tahun silam," ujar dia.

Gua Eek Lunttie merupakan rekaman terbaik terhadap kejadian gempa dan tsunami Aceh yang berulang. Ini harus dijadikan sebagai iktibar bahwa gempa dan tsunami adalah kejadian alam yang harus disikapi dengan rasionalitas.

"Tentu disikapi juga dengan budaya sigap," katanya.

Berdasarkan kunjungannya ke berbagai wilayah di Indonesia, Donni mengambil kesimpulan bahwa bencana itu terjadi berulang, bahkan bisa terjadi di satu tempat yang sama.

Akan tetapi yang paling penting, kata dia, adalah bagaimana masyarakat diberitahu dan adanya kesungguhan pemerintah untuk menyiapkan warga agar selalu siaga terhadap bencana.