Ketua MKD Minta Polri Segera Proses Andre Rosiade

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Aboebakar Alhabsy (Foto: Bisnis.com)

-

AA

+

Ketua MKD Minta Polri Segera Proses Andre Rosiade

Nasional | Jakarta

Kamis, 13 Februari 2020 13:30 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) RI Aboebakar Alhabsy meminta Polri segera memproses kasus pengaduan terhadap Anggota DPR Andre Rosiade terkait dugaan penjebakan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Kalau kita (MKD, red) ingin biar polisi yang tindaklanjuti, setelah itu kita (MKD, red)," Aboebakar kepada Haluan.co di Jakarta, Kamis (14/2/2020).

Menurut dia, MKD hingga kini belum menjadwalkan pemanggilan terhadap Andre, meskipun sudah ada laporan yang masuk ke MKD, terkait dugaan pelanggaran kode etik politisi Partai Gerindra itu.

Namun, Aboebakar berdalih, pemanggilan bisa belum dilakukan karena laporan pengaduan yang masuk baru diterima oleh MKD. Selain itu, MKD sendiri juga belum menggelar rapat membahas hal itu.

"Laporan sudah masuk, baru kita terima. Belum ada rencana memanggil, sabar. Kita saja belum rapat, nanti-nanti ya sabar," kata politisi PKS ini.

Sebelumnya, Jaringan Aktivis Indonesia (JAI) melaporkan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) yang juga Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade ke Bareskim Mabes Polri terkait dugaan penjebakan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumbar beberapa waktu lalu.

Andre dilaporkan ke Bareskrim dengan Pasal 55 Jo Pasal 56, Pasal 296 Jo Pasal 310 dan Pasal 27 ayat (3) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan tersebut disampaikan Ketua DPP Jaringan Aktivis Indonesia Donny Manurung, Senin (10/2/2020). Menurut Donny, PSK yang dijebak sebenarnya adalah korban.

“Kenapa ada pelacur di negeri ini? Itu karena buruknya politik di negeri kita yang mengakibatkan ekonomi kita rusak dan tidak adanya lapangan pekerjaan. Jadi PSK itu bukan karena keinginan dia tapi karena tuntutan kehidupan,” kata Donny.

Bersumpah Alquran Tak Jebak PSK, Gerindra tak Sampai Berikan Teguran kepada Andre

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) yang juga Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade bersumpah dibawah Al Qur'an tidak menjebak pekerja seks komersial (PSK) saat melakukan penggrebekan di sebuah hotel di Padang, Sumbar beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Andre saatt melakukan klarifikasi menjelaskan semua tudingan publik yang dialamatkan ke dirinya saat diperiksa selama tiga jam oleh Mahkamah Partai Gerindra di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (11/2/2020).

"Hari ini saya sudah datang hadiri undangan resmi mahkamah partai Gerindra dan saya sudah beri keterangan secara sebenar-benarnya, memberi keterangan kronologis secara seutuhnya ke mahkamah partai," kata Andre kepada wartawan.

Sedangkan Ketua Mahkamah Kehormatan DPP Partai Gerindra Mutanto Juwono mengatakan, Mahkamah hanya melakukan klarifikasui dan memeriksa sejumlah bukti yang dibawa oleh Andre.

"Ini tadi sidang klarifikasi. Klarifikasi itu artinya dia harus menceritakan kejadiannya dari awal sampai akhir, apa yang terjadi di sana. Kami hanya klarifikasi aja selama ini," kata Mutanto.

Mahkamah, kata Mutanto, pihaknya juga memeriksa sejumlah barang bukti. Salah satunya bukti koordinasi dengan polisi.

Mutanto mengatakan partai belum ada teguran dan keputusan terkait persoalan penggerebekan yang dilakukan Andre Rosiade. Namun dia meyakini Andre pasti akan mengevaluasi diri sendiri dari kejadian itu.


0 Komentar