Komentar Netizen soal PAUD KM 0 Mekar Asih, ”Semoga Bukan Halu untuk Masyarakat di Daerah”

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim (Foto: Kemendikbud)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim memposting video suasana PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) KM 0 Mekar Asih yang berlokasi di lantai dasar Gedung E kantor Kemdikbud Senayan Jakarta, Jumat (27/12/2019). Dalam video terlihat suasana yang sangat ideal bagi sebuah PAUD. 

Sebagai fasilitas, terdapat ruang bermain, ruang makan, dan ruang tidur yang cukup banyak dengan kondisi bersih dan menarik. Selain itu, terdapat area basah untuk anak-anak bermain cat air, masak-masakan dan lain-lain. Fasilitas lainnya adalah ruang musik, area balok, ruang laktasi dan kamar mandi.

Mendikbud pun memuji keberadaan PAUD KM 0 Mekar Asih dan berharap bisa menjadi PAUD percontohan di Indonesia.

Namun, meski dilengkapi dengan sarana yang super lengkap, menurut Nadiem, sarana dan prasarana bukanlah hal yang utama bagi sebuah PAUD. Menurut Nadiem, PAUD yang paling ideal adalah PAUD yang benar-benar guru-guru yang mencintai anak.

”Itu yang terpenting. Kondisi dan prasarana memang penting. Tapi, kebatinan antara guru dan kualitas guru itu paling penting. Bagaimana interaksi antara orang dewasa dan anak-anak,” katanya saat meresmikan PAUD Km 0 Mekar Asih, Senin (2/12/2019).

Bila hanya mementingkan sarana dan prasarana, nanti ujung-ujungnya PAUD itu hanya menjadi tempat titipan atau tempat bermain saja. Tapi, tanpa ada kualitas guru yang baik.

Ini Kata Nadiem Makarim tentang PAUD yang Ideal

Setelah guru, hal penting selanjutnya adalah buku, mainan, dan programnya ada apa saja. Apakah ada logika dari semua permainan.

”Tapi kuncinya satu, SDMnya dulu. Salah satu hal dari sisi SDMnya adalah juga support system antara guru-guru PAUD dengan guru-guru lain. Karena, PAUD ini, kita gak bisa belajar dari buku saja. Ada proses science, eksperimental dan harus lebih inovatif,” katanya.

Nadiem juga menekankan standar keamanan terhadap anak. Harus dipastikan tidak ada hal yang membahayakan anak. Keamanan adalah prioritas nomor satu, sebelum apapun, katanya.

Melihat suasana PAUD Km 0 Mekar Asih yang diposting Nadiem, banyak netizen yang merasa iri. Mereka berandai-andai jika PAUD seperti itu juga ada di dekat tempat tinggalnya.

Seperti ditulis akun werdiku, ”Seandainya ada tempat paud begini di Temanggung,” katanya.

Mumtazahraisa juga menulis, ”Andai ada dana lebih pasti paud milik kami pengennya di bangun semacam itu,tapi gaji guru aja sering nunggak krn keuangan g lancar, yah diterima aja yang ada bismillah mugi barokah.. ” kata berandai-andai.

”Wuaah... Kl paud dirumah begini sih.. Boleh juga...,” tulis amprillia.

Netizen lainnya, Adelielie berkomentar, ”Paud nya kerreen, kalah deh SDN, dan SMPN anak aku..., semoga bisa di contoh semoga bukan "Halu" utk masyarakat yg di daerah seperti aq ini..”.

Wah, bermaksud memberi contoh, tapi netizen malah ragu apa bisa PAUD seperti Km 0 Mekar Asih bisa didirikan di daerah..


Penulis: Melda Riani


0 Komentar