Korpri Minta Pensiunan, Guru dan PNS Golong I-II Tetap Dapat THR dan Gaji ke-13

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ketua Dewan Pengurus Korpri Zudan Arief Fakrulloh yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri (Foto: Kemendagri)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan kembali mengenai pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara (ASN) tahun ini akibat pendapatan negara tertekan dampak dari pandemi virus corona (Covid-19). 

Hal ini mendapat respon dari Ketua Dewan Pengurus Korpri Zudan Arief Fakrulloh yang meminta agar kebijakan tersebut perlu ada skala prioritas, karena masih ada golongan yang tetap memerlukan.

Mengapa ini penting: Korpri sebagai wadah pegawai negeri sipil (PNS), tidak hanya beranggotakan ASN yang berkecukupan secara ekonomi, tetapi juga secara finansial juga kurang seperti gologan I dan golongan II.

Konteks: Sepanjang 2020 penerimaan negara akan turun 10 persen. Di sisi lain, belanja pemerintah terus meningkat seiring dengan kenaikan kebutuhan, terutama di sektor kesehatan maupun jaminan sosial. Disamping itu, pemerintah juga mengalokasikan dana tambahan penanganan Covid-19 sebesar Rp 405,1 triliun.

Apa katanya:

⦁ Korpri memahami betul keputusan negara dengan kondisi keuangan yang saat ini memang cukup berat akibat imbas dari pandemi Covid-19.

⦁ Beberapa pihak yang tetap membutuhkan THR, seperti pensiunan, guru, dan PNS golongan 1 dan 2. Sehingga pemerintah memprioritaskan para pensiunan, guru, serta pegawai golongan 1 dan golongan 2, dalam pembayaran THR bagi PNS.

⦁ Untuk para pejabat, eselon I dan eselon 2, kehidupannya sudah mencukupi dan tidak prioritas mendapatkan THR.

Pendapatan Negara Lagi 'Sekarat', THR dan Gaji 13 PNS Terancam Tak Cair

Pandangan lain: Dalam pandemi Covid-19 ini, ASN tetap dituntut bertindak luar biasa untuk melakukan aksi solidaritas nasional dalam menghadapi kondisi yang luar biasa. Dimana seluruh ASN diminta menyumbangkan THR-nya kepada negara agar negara bisa leluasa menggunakannya untuk keperluan lain.

⦁ ASN termasuk ke dalam profesi yang aman ketimbang sektor lain, seperti sektor informal yang saat ini sangat terhantam dampak Corona.

⦁ THR untuk para pensiunan, ASN, TNI dan Polri bisa mencapai Rp35 triliun dan dinilai cukup besar.

Bagaimana selanjutnya: JIka para pegawai negeri, khususnya yang masih aktif bisa menyumbangkan tunjangan hari rayanya untuk negara, sehingga negara bisa mengalokasikannya untuk kebutuhan yang lebih mendesak, adalah keputusan yang tepat.

Namun, Korpri tetap mengusulkan agar pemeruntah memprioritaskan pemberian THR kepada para pensiunan, guru, serta pegawai golongan 1 dan golongan 2, karena mereka masih memerlukan THR.dalam pembayaran THR bagi pegawai negeri sipil (PNS).

"Negara diyakini akan memikirkan dengan sangat baik. Apapun keputusan negara kami mendukung, tapi kalau bisa solidaritas ASN menyumbangkan THR-nya akan lebih baik," kata Zudah yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri ini dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (7/4/2020


0 Komentar