Kota Bekasi Zona Merah Covid-19, Warga Berswadaya Semprotkan Disinfektan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Bimaspol Kelurahan Perwira, Bekasi Utara, Bripka Mulayadi ikut menyemprotkan disinfektan di Perumahan Villa Mas Garden. (Foto: Ist)

BEKASI, HALUAN.CO - Wabah virus corona atau Covid-19 telah menjadi hantu yang menakutkan bagi warga Kota Bekasi, Jawa Barat.

Apalagi setelah Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyebutkan bahwa penyebaran virus corona di kota yang dipimpinnya itu sudah masuk zona merah.

Berdasarkan data dilansir dari laman corona.bekasikota.go.id hingga Selasa (24/3/2020) pukul 21.48 Wib, jumlah pasien positif corona tercatat sebanyak 15 orang.

Tidak ingin dijangkiti virus corona yang telah membunuh lebih dari 18 ribu orang di dunia itu, warga Kota Bekasi melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotkan disinfektan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Seperti yang dilakukan warga RW 10 Perumahan Villa Mas Garden, Kelurahan Perwira, Bekasi Utara, Rabu (25/3/2020), mereka menggunakan peralatan seadannya melakukan penyemprotan disinfektan.

Mereka secara swadaya dan bergontong royong menyemprotan disinfektan dari rumah ke rumah.

"Ini obat kita adakan sendiri dan peralatan semprotnya juga seadanya yang dimiliki warga," kata Tobirin, ketua RW setempat.

Ada 30 Orang Suspect Corona di Bekasi, 5 dalam Pengawasan

Penyemprotan disinfektan itu mendapat perhatian khusus dari Bhabinkamtibmas dan Bimaspol setempat. Bahkan kedua sempat ikut menyemprotkan disinfektan tersebut.

Sebelumnya, Minggu (22/3/2020) juga dilakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Rwudhatul Jannah, Villa Mas Garden oleh Korve Tiga Pilar yang terdiri dari TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bekasi Utara.


0 Komentar