KPAI Sesalkan SMP IT Keluarkan Siswanya Hanya Karena Ucapkan Selamat Ultah
Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti. (Foto: Jawa Pos)

JAKARTA, HALUAN.CO - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, tindakan sekolah SMP Islam Terpadu (IT), Nur Hidayah Surakarta, Jawa Tengah, tidak bijak ketika mengeluarkan siswanya karena mengucapkan selamat ulang tahun kepada sahabatnya.

KPAI telah memverifikasi kabar tersebut dan SMP IT Nur Hidayah malah membenarkan tindakan mereka. AN, salah seorang siswi di sana dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman laki-laki di sekolah yang sama. Sedangkan siswa yang diberi ucapan tidak dikeluarkan.

Kepala Sekolah menegaskan sekolah telah melakukan penindakan sesuai dengan prosedur. Pihaknya telah melakukan pendampingan sebelum mengeluarkan siswi kelas VIII itu.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, tindakan AN merupakan sesuatu yang wajar dalam masa tumbuh kembang seorang anak.

Menurut dia, mengucapkan selamat ulang tahun justru hal yang positif dalam sebuah pertemanan dan sosialisasi anak dengan kawan-kawannya.

"KPAI menilai sekolah terlalu berlebihan menetapkan aturan sekolah dan menerapkan sanksi, walaupun sekolah menyatakan sudah diketahui di awal anak dan orangtua saat mendaftar atau masuk ke sekolah tersebut dan mengaku sudah melakukan pembinaan terhadap ananda AN," kata Retno di Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Retno menegaskan, tindakan SMP IT Nur Hidayah bisa melanggar hak atas pendidikan ananda AN.

Bagi Retno, mengeluarkan siswa secara tidak adil, berpotensi menimbulkan stigma negatif kepada yang bersangkutan.

"Misalnya, ketika AN bersekolah di tempat lain. Ini juga bisa dikatakan sebagai kekerasan psikis terhadap ananda AN," tandasnya.