Lakukan Penipuan, si "Jenderal" Ditangkap Polisi
Si "jenderal" sedang diamankan di Polsek Koto Tangah, Padang. (Foto: Ist)

PADANG, HALUAN.CO - Polsek Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, mengamankan seorang laki-laki yang mengaku seorang "jenderal" dari Mabes Polri, Rabu (22/1/2020) terkait kasus dugaan penipuan.

Pria bernama Wendri Harefa (39) itu dtangkap di kediamannya, Perumahan Lubuk Intan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Rico Fernanda mengungkapkan, kasus penipuan itu berawal pertemuan tersangka dengan korban Ema Suryani (51) pada September 2019 lalu.

Pertemuan itu di warung milik korban. Tersangka kepada korban mengaku sebagai polisi berpangkat Jenderal dan dinas di Mabes Polri.

Mengaku sebagai jenderal polisi, tersangka menawarkan bantuan jika korban berurusan dengan polisi. Dia pun memberikan nomor HP-nya agar memudahkan korban untuk menghubunginya.

"Trik tersangka ini berhasil. Dua minggu kemudian, tersangka ini dihubungi oleh korban dan mengadu jika suami korban tengah ada permasalahan dengan anggota Brimob," jelas Kompol Rico Fernanda dikutip Harianhaluan.com, jaringan Haluan Media Group (HMG) di Padang.

Ketika dihubungi korban, tersangka mengaku sedang berada di Jakarta akan segera pulang ke Padang. Benar saja, tersangka kembali ke warung milik korban.

Kali ini, tersangka melihat celah baru dijadikan modus untuk menipu korban. Ketika itu tersangka melihat anak laki-laki korban dan diiming-imingi bisa dibantuknya untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

"Dia pun mengimingi korban bisa memasukkan anaknya ke Akpol. Tersangka ini kemudian meminta korban menyiapkan syarat administrasinya serta uang Rp300 juta sebagai biaya untuk memuluskan jalan anak korban menjadi polisi," jelas Kompol Rico.

Korban pun menyepakati biaya tersebut dan memberikan uang bertahap kepada tersangka. Besarannya mulai dari Rp50 juta hingga Rp100 juta sebanyak lima kali pembayaran.

Namun, saat pembayaran keenam kalinya pada Desember 2019, korban mulai curiga.

"Korban pun membuat laporan dan setelah itu menemui tersangka ke rumahnya. Saat ditanyai mengenai uang, tersangka ini berbelit-belit hingga akhirnya petugas menangkapnya pada Rabu pagi," kata Rico.

Saat ini, tersangka sudah diamankan berikut barang bukti dua unit mobil, satu unit motor, satu unit HP, baju Brimob dan uang Rp3 juta.

Dua Hari Lepas dari Lapas, Mantan Napi Ini Kembali Masuk Jeruji Besi