Langkah Erick Thohir untuk Menyelamatkan Sarinah
Menteri BUMN Erick Thohir di Sarinah (Foto: Istagram)

JAKARTA, HALUAN.CO – Menteri BUMN Erick Thohir berkunjung ke pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta beberapa waktu lalu. Setelah kunjungannya ke Department Store pertama Indonesia itu, Erick Thohir mengingatkan sejarah Sarinah yang sudah berdiri sejak 17 Agustus 1962.

Lewat akun instagramnya, Erick Thohir menulis, Depstore Sarinah didirikan oleh Presiden Soekarno terinspirasi dari sosok Mbok Sarinah, seorang pengasuh presiden pertama RI itu. “Dari Mbok Sarinah, saya mendapat pelajaran mencintai 'orang kecil'. Ia orang kecil, tapi jiwanya selalu besar,” tulis Bung Karno dalam pengantar bukunya yang berjudul Sarinah.

Erick Thohir berkunjung ke Sarinah selain untuk mencari beberapa barang isi kantor, juga ingin melihat langsung proses bisnis dan kondisi Sarinah saat ini. Ia pun memposting lima video dari hasil kunjungannya tersebut.

Dari hasil pantauannya, ternyata memang banyak hal yang harus dibenahi. “Pembaharuan perlu dilakukan untuk dapat tetap bersaing, namun dengan tidak meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri,” kata Erick Thohir, Jumat (27/12/2019) dikutip dari akun instagram Erick Thohir.

Dalam video yang diunggahnya, terlihat Erick sempat menyalami seorang pengunjung dan memantau beberapa bagian sudut Sarinah. Paling lama ia melihat-lihat di bagian kaset karena ternyata itu adalah bagian kesukaannya saat berkunjung ke Sarinah di waktu kecil.

Ia pun menyempatkan melihat koleksi Guns N' Roses dan Rolling Stones. Erick juga menyempatkan diri melihat barang antik untuk pajangan di kantornya.

Setelah berkeliling, Erick pun menyimpulkan bahwa masih ada potensi yang dimiliki PT Sarinah (Persero) itu, terlebih dengan nanti akan ada lebih banyak turis ke Jakarta. Namun, banyak yang harus dibenahi.

Erick juga menegaskan kalau dirinya ingin merombak beberapa hal di BUMN itu. Tak hanya merenovasi gedung, tapi juga memperbaiki manajemen serta memperbarui produk-produk yang dijual di Sarinah. Pembaruan perlu dilakukan agar Sarinah tetap dapat bersaing tanpa meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri.

“Gedungnya akan kita renovasi. Tapi, itu sebenarnya hanya hardware, yang penting software-nya, software-nya apa? produk-produk di dalamnya, harus ada upgrade,” jelas Erick dalam unggahan video singkatnya.

Sedangkan untuk produk-produk yang ada di Sarinah, Erick akan menambahkan produk-produk buatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Namun, produk UKM yang masuk adalah produk yang memang sudah bagus kualitasnya.


Penulis: Melda Riani


0 Komentar