Lebih Dari 100 Perpustakaan di Jepang Rusak lantaran Badai
Perpustakaan di Jepang rusak dampak Topan Hagibis (Foto: NHK)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kementerian Pendidikan Jepang mengatakan lebih dari 100 perpustakaan umum rusak akibat Topan Hagibis. Topan itu melanda Jepang pada bulan Oktober lalu.

Seperti dilaporkan NHK, Kementerian mengatakan topan yang kuat itu mengakibatkan banjir, langit-langit bocor, serta kerusakan struktural pada 108 perpustakaan di kawasan Tokyo dan sekitarnya, kawasan Tohoku timur laut, serta di sejumlah lokasi lainnya. Sejumlah perpustakaan masih tutup atau layanannya ditangguhkan.

Asosiasi Perpustakaan Universitas mengatakan sembilan perpustakaan pada universitas negeri dan swasta mengalami kerusakan. Satu perpustakaan Universitas Kota Tokyo tetap ditutup setelah sekitar 83.000 bukunya basah kuyup.

Jumlah itu adalah sekitar 30 persen dari koleksi bukunya. Universitas itu berencana merampungkan perbaikan perpustakaan itu sebelum dimulainya tahun akademik di bulan April.

Kementerian mengatakan perpustakaan-perpustakaan yang rusak itu mungkin belum membuat persiapan yang memadai menghadapi topan itu. Pihaknya berencana melaksanakan survei mendetail serta menerapkan langkah-langkah yang layak menghadapi bencana masa depan.