Mabuk Teler, Pemuda Ini Tega Bunuh Sepupunya yang Hamil Tiga Bulan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istimewa)

KENDARI, HALUAN.CO - Anjar (21) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tega membunuh sepupunya bernama Riska Yanti (25) yang sedang hamil tiga bulan. 

Kronologinya, kondisi pelaku saat itu sedang mabuk. Saat korban tengah tidur bersama anaknya berisnial A (1 tahun), pelaku langsung menganiaya mereka berdua menggunakan tabung gas elpiji tiga kilo gram.

"Pelaku juga menganiaya anak korban dengan tabung gas elpiji 3 kilo gram," kata Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto, Selasa (7/1/2020).

Bunuh Pasangan Kencan, Gigolo Loyo Ini Diganjar 11 Tahun Penjara

Didik melanjutkan, dalam kondisi luka parah di bagian kepala, korban berteriak meminta tolong kepada warga. Teriakkan korban itu membuat pelaku melarikan diri. Polisi pun langsung memburu pelaku.

Korban yang tengah hamil tiga bulan, sempat dilarikan ke rumah sakit Santa Ana untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, 12 jam kemudian, korban meninggal dunia lantaran kehabisan darah akibat luka parah di kepalanya.

Sedangkan anak korban yang masih berusia satu tahun tersebut, yang menderita luka di bagian kepala, masih menjalani perawatan di RS.

"Mereka ini (pelaku dan korban) ada hubungan saudara, ada dendam lama, dendam masalah keluarga. Informasi dari rumah sakit korban tengah hamil tiga bulan," paparnya, dilansir dari Okezone.

Anjar yang sudah ditangkap oleh polisi, mengaku kalau dirinya ketika melakukan penganiaayan dalam kondisi mabuk.

"Saya mabuk pak, saya pukul pake tabung (elpiji tiga kilo gram)" kata pelaku di hadapan polisi.

Saat ini, pelaku telah diamankan di sel tahanan Mapolres Kendari. Pelaku dijerat Pasal 340 juncto Pasal 355 KUHP, ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.


0 Komentar