Mahfud MD Nilai Pendekatan Keamanan Tetap Harus Dilakukan di Papua

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Menkopolhukam Mahfud MD. (FOTO: Merdeka.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menilai, pendekatan keamanan yang selama ini dilakukan di Papua tetap harus terus berjalan.

Karena, menurut Mahfud, tidak mungkin meniadakan personel kepolisian untuk menjamin keamanan masyarakat di Bumi Cenderawasih tersebut.

"Negara seaman seperti New Zealand pun di mana-mana ada polisi. Masa lalu tidak boleh menggunakan keamanan? bukan negara namanya," kata Mahfud di acara "Ngobrol Santai Bareng Media" di Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menjelaskan, pendekatan keamanan yang dilakukan di Papua adalah bertujuan untuk melindungi dan menyejahterakan masyarakat.

Namun, menurut Mahfud pendekatan keamanan itu akan disinergikan dengan pendekatan secara ekonomi, kebudayaan, pendidikan dan hukum. Menurutnya, semua pendekatan itu akan lebih disinergikan dengan adanya anggaran yang cukup besar.

Menurut mantan Menteri Pertahanan itu, pemerintah akan menyelesaikan persoalan di Papua secara komprehensif dengan pendekatan dari berbagai aspek.

"Kita melakukan penekanan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, pemerintah akan melakukan pendekatannya komprehensif," ujarnya.

Mahfud menegaskan, sikap pemerintah terhadap persoalan Papua tetap berdasarkan konsensi internasional, yakni Resolusi PBB Nomor 2504 pada 19 November 1969. Konsesi internasional itu menyatakan bahwa Papua adalah bagian yang sah dari negara Republik Indonesia.

"Bahwa timbul gerakan atau separatis namanya, ya, kita hadapi. Yang separatis dihadapi sebagai separatis, kan gitu," tandasnya.


0 Komentar