Mahfud Siap Usir China dari Natuna, Demokrat: Ini Baru Macan Bukan Kucing!
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Jawa Pos)

JAKARTA, HALUAN.CO - Politikus Partai Demokrat Roy Suryo memuji sikap tegas Menko Polhukam Mahfud MD yang meminta kapal pemerintah China diusir dari Laut Natuna. Menurut Roy, sikap Mahfud MD itu patut diacungi jempol

"Ini baru Macan, bukan sekadar kucing apalagi cemeng (anaknya kucing)," cuit Roy dalam akun twitter-nya @KRMTRoySuryo2, Senin (6/1/2020).

Kapal China Masuk Laut Natuna, Mahfud MD: Tak Ada Negosiasi, Usir!

Mantan Menpora era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menilai, pernyataan tegas yang disampaikan oleh Mahfud MD itu penting dilakukan untuk menghadapi negara asing yang mengancam kedaulatan Indonesia. Termasuk, terhadap China yang hilir mudik di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Roy juga menyarankan Presiden Joko Widodo menginstruksikan semua jajarannya untuk satu suara dalam menghadapi China.

"Monggo Presiden Jokowi, instruksikan ke semua bawahannya agar satu sikap,” tulisnya.

Dalam cuitan sebelumnya, Roy juga memberikan informasi bahwa kondisi terakhir di ZEE Natuna, kini sudah 30 Kapal Nelayan dikawal lima Cost Guard China. Posisinya, dua di dalam dan tiga di luar ZEE Indonesia.

Roy mengimbau Jokowi untuk menunjukkan ke dunia bahwa NKRI adalah negara yang berdaulat atas hukum laut sesuai UNCLOS.

"Jangan hanya Wacana, tetapi harus Bertindak Tegas," imbaunya.

"Sekalilagi Presiden @jokowi harus tegas memerintahkan semua bawahannya untuk kompak, satu kata & tidak cemeng dimata dunia Internasional. Nine Dash Line yang diklaim China itu hanya wacana mereka saja; Singapura, Malaysia, bahkan PBB tidak mengakuinya. Apa lagi yang ditakuti?" tulis Roy.