Makan Ayam Tiren Bisa Keracunan
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar melakukan uji organoleptik ayam tiren. (Foto: Ist)

BLITAR, HALUAN.CO - Kota Blitar, Jawa Timur dihebohkan dengan kasus perdagangan bangkai ayam atau ayam mati kemaren (tiren).

Satreskrim Polres Blitar Kota membongkar praktik pengolahan dan penjualan ayam tiren atau bangkai ayam itu, Kamis (9/1/2020).

Polisi dua orang yang terlibat dalam perdagangan ayam tiren tersebut, Imam Waluyo (43) dan Antok Wusono (42). Keduanya warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Menindaklanjuti kasus penangkapan perdaganga ayam tiren itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian langsung melakukan uji organoleptik di laboratorium dengan mengambil sampel daging ayam tiren itu.

"Secara organoleptik, ketika ayam mati tanpa dipotong, darahnya tidak akan keluar sehingga menyebabkan ayam ini cepat busuk. Ini tidak ASUH (Aman Sehat Utuh dan Halal), sehingga bisa membahayakan," kata Kabid Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, drh. Dewi Masitoh, Sabtu (11/1/20).

Dijelaskan, darah pada ayam yang tidak keluar mengandung toksin atau racun, bakteri hingga virus. Hal ini akan lebih berbahaya jika ayam terjangkit penyakit menular pada manusia atau zoonosis.

"Ketika keracunan mengandung toksin, yang terjadi pada manusia itu bisa diare, muntah hingga dehidrasi. Gejalanya bisa langsung. Namun ada juga yang memerlukan beberapa hari untuk terinfeksi zoonosis," tuturnya.

Menurut dia, kasus ini baru pertama kali terjadi di Kota Blitar. Pemkot Blitar sudah melakukan pencegahan melalui pembinaan ke pedagang dan masyarakat.

"Selama ini Dinas sudah melakukan pembinaan kepada masyarakat dan pedagang di pasar. Namun kasus ini ditemukan di rumahan, jadi kami menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada hal-hal yang seperti ini. Walaupun harganya murah, namun ini yang perlu diwaspadai," tuturnya.

Sebagai konsumen harus teliti sebelum membeli produk olahan, terlebih jika harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding harga biasa.

Bagaimana cara mengenali ciri fisik ayam tiren maupun ayam yang telah mati sebelum disembelih?

Menurut dia, ciri fisik ayam tiren kebiruan. Hal ini disebabkan karena darah tidak keluar. Selain itu baunya juga busuk.

Ciri lainnya lanjut drh. Dewi, dapat dilihat dari potongan atau sayatan pada leher ayam. Bila ayam mati karena disembelih, maka akan ada jarak atau renggangan pada leher ayam.

Kalau ayam sudah mati sebelum terpotong atau disembelih, maka tidak akan ada renggangan pada leher.

"Bekas trakea, esofagusnya, kemudian pembuluh darahnya tetap menempel. Renggangan itu tidak akan terlihat. Namun kalau mati disembelih pasti ada renggangan," bebernya dilansir Jatimnow.