Makin Keterlaluan, Kapal-kapal China Berani Tabrak Nelayan di Laut Natuna
Keberadaan kapal-kapal ikan milik asing di perairan Laut Natuna dianggap meresahkan. (Foto: Jawapos.com)

PEKANBARU, HALUAN.CO - Keberadaan kapal-kapal ikan milik asing di perairan Laut Natuna dinilai makin meresahkan. Sebab, mereka tak hanya mencuri sumber daya laut Indonesia, tapi juga berani memepet, bahkan menabrak nelayan.

Ketua Harian Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Dani Setiawan mengatakan, Pemerintah Indonesia dapat menuntut China bila Cost Guard ikut menabrak kapal nelayan di sana.

"Jika benar China sampai menangkap ikan dan menabrak nelayan di perairan tersebut, itu jelas pelanggaran," ujar Dani seperti dilansir Liputan6.com, Jumat (10/1/2020).

Sebelumnya, keberadaan Cost Guard China membuat kapal asing di sana makin sewenang-sewenang terhadap nelayan di Laut Natuna. Mereka tak segan-segan memepet kapal tradisional, bahkan menabraknya.

Sedangkan, kapal-kapal nelayan tradisional Indonesia tentu kalah besar dan kuat di bandingkan kapal asing tersebut bila harus beradu.

Organisasi Pemuda Perbatasan yang diprakarsai oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Natuna yang terdiri dari unsur masyarakat nelayan pun mengecam hadirnya kapal asing di perairan Natuna.

"Kami mendukung pemerintah yang berani dan tegas mengusir nelayan-nelayan asing tersebut agar tidak berkeliaran mengambil ikan di Laut Natuna," ujar Ketua DPD KNPI Natuna, Haryadi.