Makin Panas! Ini Ancaman Trump bila Iran Berani Serang Amerika
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (FOTO: Reuters)

WASHINGTON, HALUAN.CO - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberikan ancaman kepada Iran bila negara tersebut berani menyerang AS pasca serangan drone yang menewaskan komandan militer Iran, Qassem Soleimani di Baghdad.

Trump menegaskan, pihaknya telah menargetkan 52 lokasi di Iran bila negara itu menyerang setiap orang ataupun aset milik AS.

Melalui akun Twitternya seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (5/1/2020), Trump mengatakan bahwa Iran berbicara dengan sangat berani tentang penargetan aset tertentu AS sebagai tanggapan atas kematian Soleimani.

"Amerika telah menargetkan 52 tempat di Iran dan beberapa di antaranya pada tingkat yang sangat tinggi & penting bagi Iran & budaya Iran, dan target-target itu, dan Iran sendiri, AKAN DISERANG DENGAN SANGAT CEPAT DAN SANGAT KERAS," tulis Trump.

Sebelumnya, Soleimani terbunuh dalam serangan AS terhadap konvoinya di bandara Baghdad. Pemimpin milisi Irak yang didukung Iran, Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas dalam serangan AS yang telah meningkatkan kekhawatiran konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Pimpinan Militer Iran Dibunuh Amerika, Ayatollah Khamenei: Kami Akan Balas Dendam!

Kicauan presiden dari partai Republik itu dikeluarkan selama liburannya di Florida. Semakin banyak anggota Partai Demokrat yang mengatakan bahwa tindakan Trump akan mengantar Amerika Serikat ke ambang perang.

Pada Sabtu, puluhan ribu orang berbaris di Irak untuk melepas Soleimani dan pemimpin milisi Irak. Pada Sabtu malam, sebuah roket jatuh di dalam Zona Hijau Baghdad yang sangat dijaga ketat di dekat Kedutaan Besar AS, dan yang lainnya menghantam lingkungan Jadriya di dekatnya dan dua roket lagi ditembakkan di pangkalan udara Balad di utara kota, tetapi tidak ada korban, kata militer Irak dalam sebuah pernyataan.