Berikut Fakta Mengenai Matahari dan Virus Corona Yang Perlu Anda Ketahui

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Matahari tidak dapat membunuh virus corona (Sumber: World Health Organization)

-

AA

+

Berikut Fakta Mengenai Matahari dan Virus Corona Yang Perlu Anda Ketahui

Neuron | Jakarta

Rabu, 01 April 2020 11:26 WIB


Diterapkannya physical distancing ini membuat banyak orang-orang gerah diam di rumah tanpa melakukan sesuatu yang bermakna sehingga banyak orang yang mulai keluar dan berjalan-jalan di sekitar kompleks perumahan atau bahkan hingga ke tempat lain dengan alasan untuk “berjemur mendapatkan sinar matahari”. Adakah buktinya?

1) Berjemur dapat membunuh COVID-19

Kalimat ini dibantahkan mentah-mentah oleh World Health Organization (WHO). Mereka mengatakan bahwa tidak ada bukti bahwa sinar matahari dapat membunuh virus corona ini. Apabila kebetulan Anda bertemu orang lain yang kemungkinan merupakan pembawa virus corona ini, maka bukannya membunuh malah Anda berpotensi terjangkit atau menularkan ke orang lain.


Stay. At. Home.

2) Berjemur dapat meningkatkan imunitas melalui vitamin D.

Kalimat ini memerlukan beberapa penjelasan namun pada akhirnya, jawabannya adalah tidak benar. Vitamin D didapat melalui 2 sumber yaitu melalui makanan dan melalui sinar matahari di mana sinar matahari berkontribusi 70% terhadap sumber vitamin D di tubuh manusia. Vitamin D sendiri telah banyak diteliti karena memiliki banyak peranan penting dalam tubuh kita seperti terjadinya osteoporosis, berkontribusi terhadap terjadinya atau melindungi terhadap autoimun dan membantu meningkatkan sistem imunitas kita.

Banyak sekali video dan postingan di sosial media yang menganjurkan untuk berjemur, bahkan dengan rekomendasi di jam-jam tertentu untuk mendapatkan efek terbaik. Secara logika, apabila vitamin D baik untuk sistem imunitas, seharusnya kita harus banyak berjemur untuk menangani virus corona ini bukan? Sekali lagi, belum terdapat bukti yang kuat untuk mendukung kalimat ini.

Para ilmuwan masih berusaha untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang virus corona ini dan penelitian untuk mengetahui reaksi sistem imun dapat memakan waktu bertahun-tahun karena sistem imun dilihat secara kualitas dan kuantitas. Walaupun sebatas pendapat pakar ahli, tidak ada bukti bahwa mem-“boosting” sistem imun dengan berjemur dapat membantu mengatasi virus corona. Sama seperti tidak dianjurkannya Anda meminum suplemen multivitamin dan mineral kecuali memang ada indikasinya. Cukup dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi serta berolahrga secara rutin.

Radiasi sinar ultraviolet (UV) B bahkan dapat menurunkan sistem imunitas Anda. Sinar ini terdapat pada sinar matahari di belahan bumi bagian utara pada pukul 10:00 hingga 16:00 pada bulan April hingga Oktober. Walaupun begitu, hal ini tidak merubah fakta bahwa vitamin D dari sinar matahari memiliki banyak dampak positif tetapi belum ada bukti untuk virus corona ini.


Update Virus Corona: Apakah Sudah Ada Obatnya?


3) Sinar ultraviolet dapat membunuh virus corona

Jawaban dari WHO mengenai kalimat ini adalah: “lampu UV tidak boleh digunakan untuk mensterilisasi tangan atau area kulit lainnya karena radiasi UV dapat mengakibatkan iritasi kulit”. Pernyataan ini secara tidak langsung mengatakan bahwa lampu UV dapat membunuh virus ini. Perusahaan-perusahaan sedang memproduksi robot yang dapat mengeluarkan sinar UV untuk mensterilisasi rumah sakit secara massal karena peningkatan kebutuhan atas robot ini, terutama di Wuhan.

4) Apakah saya boleh tetap berjemur?

Apabila Anda berjemur di halaman belakang atau balkoni, jawabannya adalah ya. Anda juga dapat berolahraga sambil berjemur. Apabila Anda harus keluar dari rumah, usahakan Anda tidak berjemur terlebih dahulu. Belakangan ini WHO mengganti kata social distancing menjadi physical distancing karena jarak yang harus dijaga adalah orang ke orang dan bukan kegiatan sosial antar manusia.

Kembali lagi, kunci untuk membantu penurunan kurva COVID-19 ini adalah physical distancing, work from home, mencuci tangan dan menjaga kesehatan!


Penulis : Gilbert Sterling Octavius

Instagram : @NeuronChannel; @gilbertsterling

Youtube : Neuron Channel


0 Komentar