Menaker Sebut 449 Ribu Pekerja di DKI Sudah Dirumahkan Akibat COVID-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Sejumlah ruko di Pasar Tanah Abang, Jakarta, tutup imbas pandemi COVID-19. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Menaker Sebut 449 Ribu Pekerja di DKI Sudah Dirumahkan Akibat COVID-19

Ekonomi | Jakarta

Senin, 20 April 2020 07:58 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengaku, menyebut, sudah ada 449 ribu pekerja di DKI Jakarta yang dirumahkan akibat terdampak pandemi virus corona atau COVID-19. 

Mengapa ini penting: Pandemi COVID-19 membuat sejumlah perusahaan terpaksa menutup operasionalnya karena kesulitan untuk melanjutkan proses usahanya. Dampaknya, banyak pekerja yang dirumahkan atau kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal itu tentu akan menambah daftar pengangguran, angka kemiskinan serta potensi kriminalitas di Indonesia.

"Ya betul (449 ribu lebih pekerja di DKI Jakarta dirumahkan)," kata Ida dilansir dari Antara, Minggu (19/4/2020).

Konteks: Secara total, pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang. Adapun secara nasional, Kemnaker mencatat total 1.943.916 orang pekerja yang dirumahkan atau menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat COVID-19 menurut data sampai dengan Kamis (16/4/2020).

Langkah pemerintah:

  • Pemerintah mengklaim telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi dampak COVID-19 tersebut. Salah satunya dengan melakukan realokasi dan refocusing belanja APBN sebesar Rp405,1 triliun yang digunakan untuk penanganan kesehatan, bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi.
  • Dana tersebut dapat menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak COVID-19 secara optimal.

"Tiga itu yang sekarang diprioritaskan," ujar Ida.

Penyebab PHK:

  • Jika pertumbuhan ekonomi terus turun karena COVID-19, akan banyak perusahaan yang tidak berproduksi secara baik, karena permintaan turun ataupun memang kegiatan produksi tidak bisa dilakukan.
  • Banyak perusahaan yang melakukan PHK, karena tidak mempunyai kapasitas keuangan memadai untuk mempertahankan para karyawan.
  • Perusahaan-perusahaan yang sangat besar dengan kapitalnya cukup baik, masih mampu memberikan gaji para karyawan dari 6 bulan hingga 1 tahun. Tapi, tidak semua perusahaan mempunyai daya tahan yang kuat.
jutaan pekerja kena phk indef perusahaan wajib bayar pesangon

Pemerintah siapkan Kartu Prakerja:

  • Pemerintah berusaha untuk membantu para pekerja dengan salah satunya meluncurkan Kartu Prakerja, yang menyasar secara khusus pekerja terdampak COVID-19.
  • Skema Kartu Prakerja pun disesuaikan dengan kondisi saat ini. Tidak hanya memberikan pelatihan kemampuan yang dibutuhkan industri tapi juga terdapat insentif sebagai bentuk jaring pengaman sosial.

"Saya berharap teman-teman yang dirumahkan atau di-PHK memanfaatkan program Kartu Prakerja," kata Menaker Ida.


0 Komentar