Mengenal Virus Corona dari Cina, Menular Antar Manusia dan Menginfeksi Ratusan Orang
Virus corona, virus misterius dan mematikan kini menjadi perhatian dunia. (Foto: DW)

JAKARTA, HALUAN.CO - Virus corona, virus misterius dan mematikan kini menjadi perhatian dunia. Virus yang diklaim berasal dari Cina tersebut telah menjangkiti lebih dari 200 orang dari empat negara di antaranya Cina, Jepang, Korea Selatan dan Thailand.

Pemerintah Cina telah memastikan bahwa virus mematikan tersebut dapat tertular dari manusia ke manusia. Namun, belum diketahui pasti bagaimana virus tersebut tertular.

Para petugas kesehatan Cina memastikan virus yang terjadi di Wuhan pada Desember 2019 lalu adalah virus corona. Mereka menyebut wabah ini adalah penyakit pernafasan menular. Namun sebagian besar faktanya masih misterius.

Wabah ini diduga berasal dari pasar, namun para ilmuwan masih belum bisa memastikan bagaimana virus ini menyebar.

Virus yang mewabah ini, menimbulkan spekulasi publik mengenai virus Sars yang mewabah pada tahun 2000 lalu di puluhan negara dan sebagian besar di Asia. Banyak yang khawatir apakah virus corona ini akan mewabah dan mematikan banyak manusia seperti virus Sars. Pada tahun 2000 lalu, tercatat ada 774 orang meninggal karena terjangkit virus Sars.

Kepada BBC, para pakar di Inggris mengatakan bahwa jumlah yang tertular virus corona bisa jauh lebih besar, yaitu mencapai 1.700 orang.

Di tengah kondisi seperti ini, pihak berwenang China meyakinkan masyarakat bahwa virus corona yang telah menyebar ke luar negara itu masih bisa dicegah dan dikendalikan.

Namun Komisi Kesehatan Nasional juga memperingatkan bahwa diperlukan monitoring ketat karena sejauh ini belum diketahui secara pasti sumber, transmisi dan metode mutasi virus baru tersebut.

Sejauh ini, sedikitnya ada 14 petugas medis di Cina yang merawat pasien virus corona. Tiga pasien di anataranya telah meninggal dunia.

Jumlah orang yang tertular virus misterius di China meningkat tiga kali lipat dengan penyebaran ke kota-kota besar lain termasuk Beijing, Shangai dan Shenzen.

Di Kota Wuhan, kota yang diklaim sebagai asal virus corona, dilaporkan sudah ada 136 kasus baru dalam pekan ini. Pada Minggu, 19 Januari 2020 kemarin, pejabat setempat mengatakan sebanyak 170 orang di Wuhan menjalani perawatan di rumah sakit, sembilan orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Sementara di Shenzhen, sejumlah pejabat mengatakan seorang pria berusia 66 tahun menunjukkan gejala mengidap virus corona setelah melakukan perjalanan mengunjungi kerabatnya di Wuhan.

Dari Mana Virus Corona Berasal?

Para pejabat China mengatakan virus corona berasal dari hewan yang terinfeksi di pasar hasil laut dan hewan liar di Wuhan.

Hal senada juga disampaikan Kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di China. Pihaknya mengatakan analisis sementara bahwa virus itu berasal dari hewan yang terinfeksi dan tidak menyebar antar manusia.

Beda dengan Pneumonia Biasa, Kemenkes Beberkan Ciri-ciri Virus Korona dari China

"Hingga kini, belum cukup terkumpul bukti untuk membuat kesimpulan pasti seputar virus, termasuk metode penyebaran dan sumbernya. Banyak yang perlu diketahui tentang virus baru corona," kata WHO.

Untuk sementara, otoritas China dan WHO menyimpulkan bahwa virus ini merupakan corona. Corona merupakan kelompok virus yang menyerang manusia. Virus corona dapat menyebabkan gejala mulai dari demam ringan hingga berujung pada kematian.

Penulis: Rina Atmasari