Mengenang Kisah Kasih UAS, dari Dijodohkan Hingga Istri Rela Diduakan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ustaz Abdul Somad dan istri Melyya Juniarti.

JAKARTA, HALUAN.CO - Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS pernah membeberkan awal pertemuannya dengan Melyya Juniarti. Kala itu, keduanya dijodohkan oleh Imam Masjid. Saat pertama kenal, UAS mengajukan dua syarat kepada Melyya sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Syarat yang pertama, Melyya harus meminta restu pada ibunda UAS. dan kedua yaitu, Melyya harus menghormati tugas UAS terkait berdakwah.

"Syarat pertama itu restu ibu. Dia mesti tahu saya adalah ustaz yang tidak memiliki jam kerja, tengah malam ada orang mau sakaratul maut dia panggil saya. Ada orang anaknya sakit, dia panggil saya, sehingga jika dia buat jam kerja dia akan tersiksa," kata UAS.

Melyya pun setuju dengan syarat yang diajukan UAS. Mendapatkan lampu hijau dari sang kekasih hati, UAS pun melamar Melyya sebagai wanita kedua setelah ibunya.

"Sudikah kamu menikah denganku, nanti kau jadi yang kedua, emakku kan yang pertama. Alhamdulillah, dia menyanggupi semua itu dan akhirnya saya nikahi," kata UAS.

Ustaz Abdul Somad dan Melyya Juniarti pun menikah pada 2008. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putra yang kemudian diberi nama Mesian Haziq Abdillah.

Namun sayang, perjalanan biduk rumah tangga mereka mereka harus kandas diusia 11 tahun. Diam-diam UAS menggugat cerai Melyya pada 12 Juni 2019 di Pengadilan Agama Bangkinang, Riau.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab perceraian mereka. Saat Melyya Juniarti dikonfirmasi, ia juga tidak tahu secara pasti mengapa ia digugat cerai UAS. Melyya hanya dapat memastikan bahwa sejauh ini ia tidak melakukan perbuatan yang menentang syariat agama Islam.

Di sisi lain, kuasa hukum UAS, Hasan Basri menyebut kliennya dan Melyya sudah tidak memiliki kecocokan.

"Ini urusan rumah tangga, tak usah ditanggapi. Apalagi perceraian ini sidangnya tertutup, bukan terbuka untuk umum. Tidak cocok lagi. Ya itu jalannya berpisah. Kita inikan manusia, manusiawi," kata Hasan.

Penulis: Rina Atmasari


0 Komentar