Menkes Terawan Pastikan Indonesia Siap Tangkal Virus Corona

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Virus Corona telah menyebar di seluruh China dari sumber yang diduga di Wuhan (Foto: Reuters)

-

AA

+

Menkes Terawan Pastikan Indonesia Siap Tangkal Virus Corona

Health | Jakarta

Jumat, 24 Januari 2020 04:12 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah telah menyiapkan segala simulasi untuk mencegah maupun menangani virus corona dan sejauh ini belum ada kasus yang ditemukan di Indonesia.

"Saya akan cek semua termasuk pintu masuk negara, kita sudah siaga 1 tidak ada tidurnya ini. Saya akan bekerja supaya masyarakat tidak khawatir," ujar Terawan di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Menurut Terawan, orang-orang yang datang dari luar negeri telah melalui pengecekan di bandara untuk memastikan mereka tidak terpapar virus corona.

Terawan menjelaskan, pemerintah sudah memasang 195 thermal scanner di 135 pintu masuk negara untuk memastikan tidak ada orang yang terjangkit datang ke Indonesia.

Selain itu, lanjut Terawan, seratus rumah sakit yang siap menangani kasus corona jika sewaktu-waktu ditemukan orang yang terjangkit.

Sementara, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan drg Widyawati menyatakan sejumlah laboratorium, Palembang dan Makassar sudah memiliki kemampuan untuk mengonfirmasi virus nCoV.

"Jika ditemukan pasien seperti di Wuhan akan dilakukan perawatan, pengobatan, isolasi serta investigasi dan penanggulangan untuk mencegah penyebaran penyakit meluas,” kata Widyawati.

Bukan Virus Corona, BRI Sebut Karyawan Huawei Terkena Radang Tenggorokan

Menurut Kementerian Kesehatan, ada 19 daerah di Indonesia yang beresiko karena memiliki akses langsung dari dan ke China melalui jalur darat, laut dan udara.

Daerah tersebut yakni Jakarta, Tangerang, Bandar Lampung, Padang, Tarakan, Balikpapan, Manokwari, Sampit, Bandung, Jambi, Tanjung Balai Karimun, Samarinda, Palembang, Tanjung Pinang, Denpasar, Surabaya, Batam, Bitung, dan Manado.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah mengkonfirmasi bahwa pekerja PT Huawei Tech Investment asal China yang sempat dievakuasi ke rumah sakit tidak terjangkit virus corona.

Pekerja yang berkantor di Gedung BRI, Semanggi, Jakarta itu didiagnosa mengalami radang tenggorokan.

Virus corona pertama kali mewabah di Wuhan, China dan telah menyebar ke beberapa negara di Asia seperti Thailand, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.

Orang yang terjangkit virus corona menunjukkan gejala penyakit umum seperti demam, batuk, dan sesak napas. Dalam kondisi lebih parah, virus korona dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan angkut, gagal ginjal hingga menyebabkan kematian.


0 Komentar