Menyambangi Wisata Danau Tolire dan Kisah Pilu di Baliknya

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Danau Tolire dengan latar Gunung Gamalama (Foto: Kumparan)

-

AA

+

Menyambangi Wisata Danau Tolire dan Kisah Pilu di Baliknya

Travel | Jakarta

Jumat, 14 Februari 2020 08:26 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Salah satu tempat wisata yang wajib kamu kunjungi saat berada di Ternate, Maluku Utara adalah Danau Tolire. Danau ini menyimpan pesona yang indah dan cerita pilu di balik terbentuknya.

Saat ini danau Tolire menjadi destinasi paling ramai dan populer dikunjungi wisatawan lokal di Ternate. Apalagi, pemerintah setempat telah membangun infrastuktur ke lokasi wisata dan spot-spot foto yang sangat ciamik.

Danau Tolire berada di kaki gunung Gamalama, ada hal menarik selain panorama alam dan danau yang indah yang membuat masyarakat berkunjung ke sini. Menurut cerita legenda urban masyarakat, dulu danau Tolire adalah perkampungan yang ramai.

Perkampungan tersebut dikutuk lantaran seorang laki-laki, pemimpin desa mereka meniduri putrinya sendiri. Saat kejadian diketahui masyarakat, mereka mengusir pemimpin mereka dan putrinya. Namun, saat akan keluar kampung tiba-tiba gempa dahsyat mengguncang dan menenggelam seisi desa.

Akibat gempa ini terbentuklah danau Tolire besar.

Sementara putrinya yang sempat melarikan diri juga tak luput ditimpa gempa. Ia tenggelam dan bekasnya membentuk danau Tolire kecil. Jarak kedua danau hanya 200 meter. Kisah inilah yang membuat masyarakat Maluku Utara penasaran dan datang ke sini.

Tak hanya itu, bila kamu berkunjung ke sini, cobalah melempar batu ke arah danau, kamu akan dibuat terkejut. Lemparan batu tidak menimbulkan gemercik sebagai mana biasa kamu melempar batu ke air sehingga titik jatuh batu tidak dapat diketahui.

LIPI Temukan Jenis Burung Baru Diberi Nama BJ Habibie dan Emil Salim

Belum ada penjelasan ilmiah mengapa hal ini terjadi. Kemungkinan besar, hal ini disebabkan karena dalamnya letak danau dari posisi lemparan seseorang sehingga membuat lemparan itu kelihatan jauh. Padahal, sebenarnya batu tersebut jatuh pada titik terdekat pinggiran danau yang hanya bisa dilihat orang lain (selain pelempar).

Jika beruntung kamu akan melihat buaya putih di danau Tolire, diyakini oleh masyarakat, buaya itu adalah penjaga danau.


Penulis: Nurul Charismawaty


0 Komentar