Mewabah, Berikut 5 Hal Seputar Virus Corona
Warga China menggunakan masker saat berjalan kaki di Beijing, China. (Foto: Reuters)

JAKARTA, HALUAN.CO - Virus corona diketahui menginfeksi orang dengan rentang usia 30-79 tahun. Saat ini virus tersebut sudah menginfeksi 62 orang di Wuhan, delapan orang dalam kondisi parah, 19 lainnya sudah pulih dan keluar dari rumah sakit, sisanya masih berada di ruang isolasi. 

Jumlah yang didiagnosis dengan virus baru ini sudah meningkat menjadi 218 orang.

Awalnya, wabah virus corona ini menyebar di China. Kini sudah menyebar hingga Korea. Gejala virus ini mirip seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Peneliti Konfirmasi Virus Corona Bisa Menyebar Antarmanusia, WHO Akan Rapat Darurat

Virus Corona adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan juga hewan mamalia seperti kucing dan babi. Virus ini pertama kali diisolasi pada tahun 1965 dari cairan hidung seorang anak yang menampakkan gejala pilek (common cold) yang biasanya disebabkan oleh infeksi Rhinovirus atau virus influenza. Sulit sekali membedakan antara gejala infeksi Rhinovirus, virus influenza dan Coronavirus.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini lima hal seputar penyakit virus corona.

1. Awal Muncul

Pada Desember 2019, awal terdeteksinya virus corona ialah di Wuhan, China. Kasus virus Wuhan bertambah jadi 198 kasus. Dari ratusan yang terdeteksi, ada 9 korban dalam kondisi kritis dan 3 orang meninggal. Beberapa diantaranya juga berasal dari daerah lain seperti Beijing hingga Shanghai.

Tim ilmuwan masih mencari mode penularannya. Dugaan sementara sumber utamanya adalah pasar makanan laut di Wuhan. Akan tetapi, Zhong Nanshan, seorang ilmuwan dari Komisi Kesehatan Nasional China yang pernah membantu mengungkap skala wabah SARS mengatakan pasien bisa terkena virus corona tanpa pernah mengunjungi kota tersebut.

2. Jenis Baru

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus corona merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) dan Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS).

Beberapa negara telah mengantisipasi wabah virus corona jenis baru ini dengan memasang alat thermal scanner atau sensor suhu. Pasalnya, menjelang liburan Tahun Baru China di akhir Januari 2020, diprediksi akan banyak orang China yang bepergian pulang atau ke luar negeri.

3. Gejala

Gejala virus corona mirip dengan flu yakni hidung meler, sakit kepala dan demam. Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS, jika gejala menunjukkan napas pendek, menggigil dan tubuh terasa sakit. Ciri-ciri ini berhubungan dengan jenis coronavirus yang lebih berbahaya.

4. Menyebar ke Beberapa Negara

Berawal dari China, beberapa negara seperti Thailand, Jepang dan Korea juga ditemukan kasus virus corona. Di Thailand terdapat 2 kasus, Jepang 1 Kasus dan Korea 1 kasus. Korea Selatan menjadi negara ketiga tempat penyebaran virus corona, selain Jepang dan Thailand.

5. Penularan

Beberapa virus corona ditularkan dengan mudah dari manusia ke manusia dan ada juga yang tidak. Untuk kasus yang terjadi di Wuhan, China, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab penularan virus tersebut.

Corona sangat mudah ditularkan antar-manusia lewat udara seperti saat batuk dan bersin. Virus dan bakteri penyebab pneumonia dapat dengan mudah keluar melalui hidung atau mulut kemudian menginfeksi tubuh yang lain.


Penulis: Neni Isnaeni