Minta Pembayaran THR Ditunda, Hipmi: Untuk Gaji Saja Sulit

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Toko-toko di Pasar Tanah Abang, Jakarta, tutup imbas Covid-19. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Mardani H Maming meminta penundaan pembayaran tunjangan hari raya (THR) di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tahun ini. 

Mengapa ini penting: Banyak pelaku usaha terdampak Covid-19 hingga membuat kondisi perusahaan tak stabil. Bahkan, banyak sektor usaha yang saat ini tidak beroperasi sama sekali. Sehingga tidak hanya THR, perusahaan juga kesulitan untuk memberikan gaji karyawan di tengah situasi sulit seperti ini.

"Untuk THR, kami dari pengusaha untuk minta di-pending dulu. Karena tidak elok dibahas pada kondisi sekarang. Bukan tidak dikasih ya, tapi di-pending. Jangankan bicara THR, untuk membayar gaji saja sekarang sedang kesulitan," kata Maming dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2020).

Konteks:

  • Pandemi Covid-19 yang juga melanda Indonesia membuat sejumlah sektor usaha terpuruk. Bahkan, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawan di beberapa perusahaan sudah mulai terjadi akibat keterpurukan usaha tersebut.
  • Berdasarkan data dari Kementerian Tenaga Kerja, sudah ada setidaknya 130 ribu pekerja di sektor formal, informal, dan buruh yang di-PHK maupun dirumahkan per 4 April 2020 ini.
  • Kondisi yang sulit seperti ini membuat pengusaha berupaya keras untuk bisa bertahan. Sehingga, menunda pembayaran THR kepada karyawannya adalah salah satu pilihan yang harus dilakukan.

Bagaimana langkahnya: Perusahaan dan karyawan bisa berdiskusi dan negosiasi untuk mencari titik temu yang solutif dalam menyiasati kondisi saat ini. Artinya, pengusaha dan karyawan bersama-sama untuk mencari jalan tengah yang baik.

Kenapa Ojol 'Diistimewakan' Pemerintah?

Upaya Hipmi: Sedang mengkaji berbagai cara agar tidak ada pilihan PHK bagi karyawan. Untuk itu, Hipmi meminta kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar tidak membahas THR terlebih dahulu. Hipmi akan segera berkoordinasi dengan anggota di seluruh daerah soal THR melalui video conference.


0 Komentar