MKD akan Bertindak Profesional Sikapi Kasus Polemik PSK yang Dilakukan Andre Rosiade

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Aboebakar Alhabsyi (Foto: Bisnis.com)

-

AA

+

MKD akan Bertindak Profesional Sikapi Kasus Polemik PSK yang Dilakukan Andre Rosiade

Nasional | Jakarta

Jumat, 07 Februari 2020 14:04 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Aboebakar Alhabsyi merespons polemik penggrebekan pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan anggota fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade. Aboebakar menegaskan MKD akan bertindak secara profesional.

"Kita akan tegak lurus. Siapapun yang melanggar kode etik akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang ada," kata Aboebakar kepada wartawan, Jumat (7/2/2020).

Ia menuturkan MKD siap menerima laporan yang masuk. Menurutnya, tidak ada pengecualian bagi anggota DPR yang melanggar kode etik

"Semua anggota harus diperlakukan sama dalam berproses di MKD. Jika memang nanti sudah ada yang bikin laporan, kita akan ikuti proses sesuai dengan tata beracara dalam MKD," tegasnya.

Anggota Komisi III tersebut enggan menanggapi secara teknis materi perkara. Ia dan pimpinan MKD lainnya bakal mempelajari dulu detail kasus tersebut.

"Kita tidak mau berspekulasi, nanti jika sudah ada berkas masuk, pasti tim MKD akan menelaah dan melakukan pendalaman," paparnya.

Sebelumnya, petinggi Partai Gerindra juga telah mengomentari kasus yang tengah melibatkan kadernya tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyerahkan hal tersebut kepada MKD.

"Silakan saja kalau ada pihak yang merasa perlu melaporkan, nanti biar MKD yang memutuskan apakah ini bisa ditindaklanjuti atau tidak," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Kasus Penggerebekan PSK di Padang, DPP Gerindra akan Panggil Andre Rosiade

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani pun angkat bicara terkait polemik penggerebekan terhadap PSK yang dilakukan Ketua DPD Sumatera Barat Andre Rosiade.

Dalam waktu dekat, ia akan segera memanggil Andre terkait isu tersebut. "Saya akan panggil (Andre) mungkin besok atau hari ini," kata Muzani, Kamis (6/2/2020).

Sementara itu, Anggota DPR RI Andre Rosiade mengaku tidak masalah jika penggerebekan PSK di Kota Padang berujung pada pelaporan dirinya kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Andre meyakini bahwa apa yang dilakukannya sudah benar, yakni menindaklanjuti aspirasi masyrakat mengenai maraknya prostitusi online. Diketahui Andre juga diduga melakukan penjebakan sebelum akhinya menggerebek seorang PSK berinisial NN.

Ia berujar, sebagai wakil rakyat yang taat hukum dan undang-undang maka dirinya siap menghadapi mekanisme yang ada semisal dirinya dilaporkan ke MKD.

"Silakan saja kalau ada yang melaporkan saya. Bagi saya itu risiko perjuangan ya saya hanya melaksanakan apa amar maruf nahi munkar sesuai dengan aspirasi masyarakat yang di dapil. Saya dipilih rakyat, diminta rakyat yang memilih saya untuk berjuang melawan kemaksiatan," ujar Andre di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Andre mengaku siap mengahadapi segala risiki atas apa yang telah ia lakukan dalam menggerebek PSK. Menurutnya, tindakan yang dilakukan tersebut iakah dalam rangka menegakan kebenaran dan melarang kesalahan.

"Kalau ternyata amar maruf nahi mukar ini dianggap salah saya kemudian dibully, dicaci, dimaki itu risiko perjuangan. Saya akan pertanggungjawabkan dunia akhirat. Kalau pun di MKD tentu saya akan datang, ini lah risiko perjuangan, InsyaAllah saya hadir," kata Andre.


0 Komentar