Muhammadiyah Minta WNI Eks ISIS Jangan Pukul Rata, Tak Adil!

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti. (Foto: Haluan/Tio)

-

AA

+

Muhammadiyah Minta WNI Eks ISIS Jangan Pukul Rata, Tak Adil!

News | Jakarta

Senin, 10 Februari 2020 18:04 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti meminta wacana pemulangan warga negara Indonesia (WNI) eks kombatan ISIS, dilihat dari sisi kemanusiaannya.

Menurut Mu'ti, ada tiga sudut pandang untuk melihat wacana tersebut. Pertama, apabila mereka masih memiliki paspor, maka berhak untuk kembali ke Indonesia.

"Kedua, kalau dari sisi kemanusiaan banyak mereka ini bukan orang yang menjadi kombatan ISIS. Nah, kalau kemudian dipukul rata tidak fair dan tidak adil," ujar Mu’ti di gedung Dakwah PP Muhammadiyah, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020).

Fahri Hamzah Usulkan Mantan Kombatan ISIS Diproses Hukum di Indonesia

Ketiga, lanjut Mu'ti, memang secara politik ada pihak yang khawatir dengan WNI eks ISIS tersebut.

Mu'ti menilai, solusinya ialah mereka diizinkan pulang ke Indonesia dan direhabilitasi, sampai masa tertentu. Hal itu untuk membuktikan kesetiannya kepada Pancasila, NKRI dan UUD 1945.

"Kalau kita menggunakan pertimbangan kemanusiaan, politik, dan hukum, maka biarlah mereka masuk ke Tanah Air," ujarnya.

Mu'ti menyarankan, ratusan WNI itu diikutkan semacam karantina politik sebagai jalan tengah. Tujuannya supaya mereka masih mendapatkan hak-hak kemanusiaannya.

Dikatakan Mu'ti, jika mereka sudah tiba di Indonesia, pemerintah dapat bekerjasama dengan Ormas dan ulama untuk melakukan pembinaan.

"Yang jauh dari Myanmar saja kita bantu. Ini di tanah air masa enggak kita bantu? maka menurut saya ada kebijaksanaan khusus lah," tukasnya.


0 Komentar