Mulai 24 April, KAI Batalkan Semua Perjalanan Kereta Jarak Jauh

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta bersiap memasuki gerbong kereta api. (FOTO: Antara)

-

AA

+

Mulai 24 April, KAI Batalkan Semua Perjalanan Kereta Jarak Jauh

Travel | Jakarta

Kamis, 23 April 2020 09:14 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh mulai 24 April 2020. Hal itu dilakukan menyusul keputusan Presiden Joko Widodo yang melarang seluruh masyarakat mudik Lebaran Idulfitri. 

Mengapa ini penting: Kereta api adalah moda transportasi paling favorit bagi warga yang melakukan perjalanan jarak jauh, termasuk mudik. Sehingga, dihentikannya perjalanan kereta jarak jauh ini bisa membuat efektif pelarangan mudik tersebut.

“Pembatalan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh ini kami lakukan guna menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan Mudik Lebaran 2020 untuk masyarakat,” kata Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2020).

Konteks: Presiden Joko Widodo melarang seluruh masyarakat Indonesia mudik ke kampung halaman untuk menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri. Larangan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Tujuan mana saja yang dibatalkan:

• Pada 21 April 2020 ini, KAI kembali membatalkan 14 perjalanan KA Jarak Jauh dari dan menuju Daop 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung dengan berbagai tujuan untuk perjalanan mulai 23 dan 24 April 2020.

• Dengan begitu, mulai 24 April 2020 KAI tidak lagi mengoperasikan kereta api jarak jauh dari Jakarta dan Bandung menuju kota-kota di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

“Total sejak 23 Maret 2020, KAI telah membatalkan sebanyak 401 perjalanan KA, dengan rincian 213 KA Jarak Jauh dan 188 KA Lokal,” ujar Joni.

Tiket dikembalikan 100 persen: Penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket dan perjalanan keretanya dibatalkan, maka akan dikembalikan bea tiketnya 100 persen.

Cara pembatalan:

• Penumpang nantinya akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan untuk mengikuti petunjuk selanjutnya. Jika belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

• Pembatalan melalui aplikasi juga dapat dilakukan hingga maksimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

• Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA jarak jauh dan lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai.

• Penumpang dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon di 021-121, email [email protected], atau media sosial @kai121 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait perjalanannya.

Umat Islam Bersedih Tak Bisa Salat Tarawih di Masjid pada Ramadan Tahun Ini

Akan dievaluasi: Kebijakan pembatalan perjalanan KA ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.

“KAI memohon maaf bagi para penumpang yang perjalanannya tertunda akibat pembatalan perjalanan ini. Hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran COVID-19 pada saat mudik Lebaran 2020,” kata Joni.


0 Komentar