Mulai Besok, ASN di Jambi Bekerja dari Rumah Selama Dua Pekan
Gubernur Jambi, Fachrori Umar (Foto: Budi Harto)

JAMBI, HALUAN.CO – Gubernur Jambi, Fachrori Umar akhirnya memutuskan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jambi bekerja dari work from home (WFH) mulai Senin (23/3/2020) besok hingga 4 April 2020 mendatang.

Keputusan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona virus disease (COVID-19) termasuk di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Jambi.

Hal itu tertuang dari Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 921/SE/GUB.ORG-3.1/III/2020 tanggal 20 Maret 2020 tentang Penyesuain Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Surat Edaran Gubernur Jambi ini mempedomani Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Dalam surat edaran tersebut dinyatakan bahwa Pejabat Fungsional dan Pelaksana serta PTT (Pegawai Tidak Tetap) melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home) masing-masing.

Sedangkan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Administator, dan Pengawas (Eselon I, II, III, dan IV) tetap berdinas/masuk kantor dengan aktivitas kegiatan sebagaimana biasa agar penyelenggaraan pemerintahan tidak terhambat dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan dalam mencegah COVIDd-19, kecuali bagi yang sakit atau izin.

Jika Alami Gejala Covid-19, Ikutilah Protokol Kesehatan dari Kemenkes RI

Namun, untuk pegawai yang work from home (bekerja dari rumah) tetap mengikuti rambu-rambu untuk tetap mendukung pelaksanaan kerja dinas/badan/biro masing-masing, dengan harapan tetap produktif dari rumah

Surat edaran tersebut berlaku efektif mulai tanggal 20 Maret sampai dengan tanggal 4 April 2020. Selain itu, dalam surat edaran tersebut gubernur meminta seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Jambi melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19, sesuai dengan imbauan Pemerintah.

Penulis: Budi Harto