Munculnya Isu Pelarangan Natal di Sumbar, Diduga Ada Kaitannya dengan Pilkada 2020

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kritiyanto. (Foto: Jawa Pos)

JAKARTA, HALUAN.CO - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kritiyanto angkat suara terkait kabar umat Kristiani di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tidak bisa merayakan Hari Raya Natal bersama, kecuali di tempat ibadah resmi yang ditunjuk pemerintah.

Hasto menduga, isu pelarangan itu dimunculkan, ada kaitannya dengan perhelatan Pilkada serentak 2020.

"Kami sudah melakukan komunikasi ke Bupati, tidak ada larangan karena itu dijamin Konstitusi. Hanya ada yang meniupkan itu sebagai sebuah isu, karena mau Pilkada," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2019).

"Lagi-lagi Pilkada dijadikan sebuah isu untuk membelah," sambungnya.

Hasto menegaskan bahwa kebebasan beragama, itu dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945. Karenanya, kata Hasto, kepala daerah dari PDIP tentu akan menghormati dan menjalankan perintah konstitusi.

"Karena kita adalah negara yang percaya kepada Tuhan. Tapi, dalam menjalankan agama dan keyakinan tersebut, kebebasan dijamin sepenuhnya oleh konstitusi," tukasnya.

Sebelumnya, umat Kristiani di Kabupaten Dharmasraya dan Pesisir Selatan, Sumbar, tidak bisa merayakan Hari Raya Natal bersama, kecuali di tempat ibadah resmi yang ditunjuk pemerintah.

Untuk Kabupaten Dharmasraya sendiri, larangan perayaan Natal di keluarkan oleh Pemerintah Kabupaten melalui surat pemberitahuan tertanggal 10 Desember 2019 lalu, merujuk pada pernyataan bersama pemerintah Nagari Sikabau, Ninik Mamak, tokoh masyarakat, dan pemuda Nagari Sikabau.

Terdapat tujuh poin kesepakatan bersama antara pihak-pihak tersebut. Salah satunya melarang pelaksanaan perayaan Natal dan perayaan Kristiani lainnya di Jorong Kampung Baru, Kabupaten Dharmasraya.

Beberapa alasan yang diungkapkan ialah menghindari dampak sosial pada masyarakat setempat atas keberadaan rumah yang dijadikan tempat ibadah umat Kristiani.


0 Komentar