Netizen Soroti Jubir Istana dan KSP yang Ralat Pernyataan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ruang rapat dan diskusi KSP (Foto: ksp.go.id)

-

AA

+

Netizen Soroti Jubir Istana dan KSP yang Ralat Pernyataan

Nasional | Jakarta

Minggu, 05 April 2020 11:57 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Banyak yang menilai komunikasi Istana sangat buruk dalam menyikapi wabah corona baru (COVID-19). Apakah lantaran koordinasi yang buruk atau menunjukkan kepanikan? Wallahualam!

Tapi setidaknya ada tiga kali Istana meralat informasi yang sudah dikeluarkan termasuk di lingkungan Kepala Staf Kepresidenan. Dan perilaku buruk Istana itu memancing kegaduhan warganet.

1. Soal Larangan Mudik

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, Kamis (2/4/2020), menyatakan masyarakat diperbolahkan pulang kampung asal dapat mengisolasi diri selama 14 hari. Para pemudik yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) ini juga akan diawasi oleh dinas kesehatan setempat.

Fadjroel menyebutkan, kebijakan Pemerintah tersebut selaras dengan Peraturan Pemerintah No. 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

2. Tentang Staf KSP Positif Corona

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, memberi kabar bahwa salah seorang staf KSP positif terjangkit virus corona (Covid-19). Namun, kabar yang disampaikan Ngabalin itu dibantah oleh sejawatnya yang juga di KSP.

Pelaksana Tugas Deputi IV KSP Bidang Komunikasi Politik dan Informasi Juri Ardiantoro memastikan tak ada staf yang positif corona. "Kami lakukan tes dan hasilnya semuanya negatif hingga Jumat (3/4/2020) sore.

3. Berkaitan Relaksasi Kredit

Lagi-lagi Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman yang meralat ucapannya. Fadjroel dalam rilis awalnya mengatakan relaksasi kredit hanya untuk warga yang positif corona baik yang dirawat atau yang isolasi mandiri, Minggu (30/3/2020). Belakangan, Sabtu (4/4/2020), mantan aktivis ini menegaskan bahwa relaksasi kredit diberikan untuk seluruh masyarakat yang ekonominya terdampak oleh pandemi corona.


0 Komentar