Nikmatnya Nasi Goreng Patai Mi-Mien untuk Hidangan Santap Malam

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Nasi goreng Patai Mi-Mien (Foto: Milna Miana)

PADANG, HALUAN.CO - Mau makan dengan pilihan praktis dan komplet, ekonomis, enak, dan pasti tentu saja mengeyangkan, sudah jadi "syarat" utama saat berwisata kuliner. Semua syarat ini tak sulit menemukannya di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kota yang dijuluki "Kota Tercinta" menyediakan semua itu,

Ranah Minang menyimpan sejuta pesona kelezatan kulinernya, sekaligus tentu saja alam dan budayanya. Tak bisa dibantah, randang salah satu kuliner dari ranah bundo ini merupakan makanan terlezat. Itu baru satu ikon saja. Padahal Minangkabau ini menyimpan banyak kuliner lezat dan hebat, antara lain, nasi goreng patai dan asam padeh, contohnya.

Selain randang, nasi goreng salah satu makanan Indonesia asal Sumbar yang juga populer di dunia dan menempati urutan ke-2 setelah randang.

Perkembangan kuliner tak lepas dari kreativitas. Ada banyak varian rasa nasi goreng itu, dan itu banyak ditemui di Kota Padang serta daerah lainnya di Sumbar. Salah satunya adalah nasi goreng dengan varian patai atau petai. Dengan, varian rasa khas petai, selalu jadi incaran para pecinta petai yang ingin mencicipi lezatnya nasi goreng ini.

Ada beberapa tempat yang menawarkan menu nasi goreng petai di Kota Padang. Salah satu tempat penjaja nasi goreng petai tertua Bofet Mi-Mien di di Jalan Husni Thamrin Padang, mulai beroperasi pada 1973, yang buka setiap hari dari pukul 17.30-02.30.

Nasi goreng patai di Padang berbeda dari nasi goreng daerah lainnya. Bumbunya agak pedas, sehingga nasi gorengnya berwarna kemerahan karena cabai dan sama sekali tidak menggunakan kecap manis.

Sesuai dengan namanya, nasi goreng ini sudah dicampur patai. Ada juga potongan daging sapi goreng, udang goreng, irisan kubis, sawi, seledri dan disajikan dengan telor mata sapi (telor ceplok).

Dilengkapi sebagai acarnya, asinan cabai rawit dan bawang merah yang direndam dengan cuka, ditambahkan sedikit gula, karena ada rasa manisnya. Jika nasi goreng lainnya, dihiasi kerupuk emping, atau kerupuk undang, maka di sini ada kerupuk merah, yang membuatnya semakin meriah.

Tentu saja, selain tampilannya yang memikat, aroma khas bumbu nasi goreng dan petai juga sangat menggoda, untuk dinikmati. Kombinasi tersebut akan membuat lidah seakan melayang dalam kenikmatan.

Dan benar saja, nasi goreng yang hangat sangat nikmat dengan sensasi gurih, pedas, sedikit asam dan manis dari rendaman cabai rawit bawang dan cuka yang dicampurkan ke nasi goreng. Perpaduan yang pas dan mantap di setiap kunyahannya.

Tak terasa sepiring penuh nasi goreng petai yang nikmat telah pindah ke perut dengan mulus. Dengan membayar Rp25 ribu seporsi nasi goreng ini sudah bisa dinikmati.


Penulis: Milna Miana


0 Komentar