Novel Sebut Kasus Penyiraman adalah Percobaan Pembunuhan Berencana

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. (FOTO: Merdeka.com)

-

AA

+

Novel Sebut Kasus Penyiraman adalah Percobaan Pembunuhan Berencana

Nasional | Jakarta

Senin, 06 Januari 2020 22:29 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menyebut, kasus penyiraman air keras yang menimpanya adalah upaya percobaan pembunuhan terencana. Sehingga, menurutnya, kasus itu adalah termasuk penganiayaan berat.

Novel menyampaikan hal itu saat menjadi saksi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1/2020).

"Jadi ini level penganiayaan tertinggi walaupun ada peluang bahwa penyerangan kepada saya ini upaya percobaan pembunuhan berencana," kata Novel.

Dalam kesempatan itu, Novel mengungkapkan keraguannya ke penyidik terkait dua orang tersangka yang diamankan Polda Metro Jaya berinisial RM dan RB.

"Terkait dengan dua orang tersangka yang telah ditetapkan tersangka oleh penyidik, tadi kawan-kawan media menanyakan hal itu. Saya tadi telah menjawab kepada penyidik bahwa saya tidak kenal yang bersangkutan, tidak pernah bertemu, tidak pernah berkomunikasi atau interaksi lainnya baik dalam berkaitan pribadi maupun dinas," ujar Novel.

Dia berharap, proses penyidikan bisa membuka fakta bahwa penyerangan itu adalah sistematis dan terogranisir. Dengan begitu, kata dia, pelakunya bukan hanya dua orang.

"Saya tidak tahu apakah penyidik Polri bisa mengaitkan orang yang ditetapkan tersangka ini dengan orang yang mengamati saya sebelumnya. Dengan hal-hal lain yang terkait dengan pihak berkomunikasi dengan eksekutor dan lain-lain," ungkap Novel.

Soal Pelaku Kasus Novel, Jokowi: Kan Sudah Ditangkap, Jangan Ribut Lagi

Terkait dengan motif pelaku yang disebut-sebut memiliki dendam pribadi dengannya, Novel mengaku ragu dengan hal tersebut. Apalagi, lanjut Novel, dirinya sama sekali tidak pernah bertemu dengan kedua terduga pelaku tersebut.

"Saya hampir bisa memastikan dengan fakta-fakta yang sudah saya sampaikan di pemeriksaan tadi, bahwa ini terkait dengan tugas-tugas saya dalam upaya memberantas korupsi di KPK," tandasnya.


0 Komentar