Ogah Rumah Ditempeli Stiker Miskin, Penerima Bansos Mengundurkan Diri

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Petugas sedang menempelkan stiker miskin di salah satu rumah warga di Klaten penerima Bansos. (Foto: Ist)

KLATEN, HALUAN.CO - Ogah rumah mereka ditempeli stiker miskin, sejumlah keluarga penerima bantuan sosial atau bansos di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengundurkan diri.

Daftar warga miskin penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Klaten tercatat 112.000 rumah.

"Stiker yang ditempelkan ada sebanyak 112.000 lembar sesuai daftar warga miskin. Stiker bertuliskan keluarga miskin," terang Koordinator PKH Kabupaten Klaten, Theo Markis dilansir Krjogja, Selasa (17/6/2019).

Kegiatan penempelan stiker telah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Dalam menempelkan stiker sekaligus memberikan penjelasan kepada warga mengenai maksud dan tujuannya.

"Imbauannya (stiker) jangan dilepas, karena kalau dilepas menimbulkan konsekuensi dianggap mengundurkan diri. Di stiker itu juga ada unsur doanya semoga sejahtera," jelasnya.

Karena itu jelas dia, dalam penempelan stiker harus bertemu dengan yang bersangkutan karena untuk informasi bansos yang mereka terima.

Diakuinya, penempelan stiker miskin menimbulkan dampak positif di lapangan. Artinya, warga mulai sadar dengan kondisi ekonominya.

Warga yang tadinya masuk daftar penerima bansos mulai mengundurkan diri, sehingga rumahnya tidak jadi ditempeli stiker miskin.

Namun demikian ada juga warga yang secara ekonomi mampu tetap bersedia rumahnya ditempel stiker miskin.

"Masih dalam pendataan bagi mereka yang mengundurkan diri. Banyak faktor mereka mengundurkan diri, salah satunya adanya tulisan keluarga miskin di stiker tersebut. Selain itu mungkin karena memang sudah merasa sejahtera," imbuhnya.

Salah satu warga Ceper, Kotimah, mengaku memilih mengundurkan diri dari daftar penerima bansos mulai tahun ini. Hal ini karena ia telah mampu dan sejahtera secara ekonomi.

Sebelumnya ia masuk dalam daftar penerima bansos sejak tahun 2013. Dari pengunduran diri tersebut sehingga rumahnya tidak jadi ditempeli stiker miskin.



0 Komentar