Pasien Positif COVID-19 di Indonesia Hampir Tembus 5.000 Kasus, Angka Kematian Masih Tinggi

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Foto:BNPB)

-

AA

+

Pasien Positif COVID-19 di Indonesia Hampir Tembus 5.000 Kasus, Angka Kematian Masih Tinggi

Nasional | Jakarta

Selasa, 14 April 2020 17:23 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Pemerintah merilis ada penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 282 orang dalam satu hari terakhir. Total, sudah ada 4.839 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret lalu.

Mengapa ini penting: Penambahan kasus COVID-19 yang masih tinggi membuktikan penularan terjadi, meskipun berbagai kebijakan maupun himbauan agar menjaga jarak dan memakai masker telah dilakukan. Upaya yang dilakukan pemerintah belum membuahkan hasil, penambahan kasus masih terjadi dan kematian masih tinggi.

Konteks: Pemerintah telah menyetujui pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah. Namun, PSBB tersebut dinilai tidak efektif, ditemukan masih banyak pelanggaran seperti berkerumun, tidak menjaga jarak dan tidak menggunakan masker.

PSBB di Jakarta sudah diberlakukan, sementara di Kabupaten/Kota Bogor dan Bekasi, serta Kota Depok akan mulai Rabu (15/4/2020) akan diberlakukan. Sementara PSBB di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, serta PSBB di Kota Pekanbaru segera diberlakukan.

Apa katanya: "Masih adanya penambahan kasus, artinya penularan masih terjadi di tengah-tengah kita. Oleh karena itu, tetaplah menjaga jarak, menggunakan masker, dan tunda perjalanan. Rajin cuci tangan dan hindari memegang daerah wajah," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Selasa (14/4/2020).

Data COVID-19 hari ini:

  • Ada penambahan 282 orang dalam satu hari terakhir terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga totalnya sudah mencapai 4.839 kasus.
  • Ada penambahan pasien meninggal dunia sebanyak 60 orang sejak Senin (13/4/2020) sampai Selasa (14/4/2020), sehingga jumlah pasien meninggal dunia sampai saat ini sebanyak 459 orang.
  • Rasio angka kematian terhadap jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 9,48 persen.
  • Untuk pasien sembuh, terjadi penambahan sebanyak 46 orang sejak kemarin, sehingga total, sudah ada 426 pasien yang dinyatakan sembuh dengan dua kali hasil negatif tes PCR.
  • Angka sembuh tertinggi disumbangkan DKI Jakarta dengan jumlah 163 orang sembuh. Kemudian diikuti Jawa Timur dengan 76 pasien sembuh, Jawa Barat dengan 23 pasien sembuh, dan Sulawesi Selatan dengan 33 pasien sembuh.
Jawa Tengah Belum Ajukan PSBB, Ini Alasan Ganjar

Spesimen yang diperiksa: Sampai saat ini sudah ada 33.678 spesimen dari pasien terduga dan positif Covid-19 yang diperiksa. Ada 27 ribu penduduk diperiksa dengan PCR secara real time di 186 kabupaten dan kota.

Jumlah ODP dan PDP:

  • Angka orang dalam pemantauan (ODP) di Indonesia mencapai 139.137 orang. ODP ini tidak menutup kemungkinan masuk dalam pemantauan tidak sakit dan sakit ringan. Namun, berpotensi menjadi sumber penularan apabila tidak dirawat dengan baik dan tidak segera melakukan isolasi diri.
  • Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Indonesia mencapai 10.482 orang.

Himbauan pemerintah: Masyarakat diingatkan untuk tetap mewaspadai bahaya penyakit demam berdarah, menyusul masuknya musim peralihan dari penghujan ke kemarau.

"Sebab penyakit tersebut juga dapat menjadi pemicu kematian, karena kematian akibat COVID-19 lebiih disebabkan oleh penyakit-penyakit komorbid seperti hipertensi, diabetes, hingga sesak napas karena asma dan Tuberkulosis," kata Yurianto.

Berikut Sebaran 282 kasus baru positif virus corona, Selasa (14/4/2020).

  • Bali 6 kasus
  • Banten 4 kasus
  • DI Yogyakarta 5 kasus
  • DKI Jakarta 130 kasus
  • Jambi 1 kasus
  • Jawa Tengah 75 kasus
  • Jawa Timur 35 kasus
  • Kalimantan Selatan 3 kasus
  • Kepulauan Riau 5 kasus
  • Sumatera Selatan 1 kasus
  • Sumatera Barat 3 kasus
  • Sumatera Utara 5 kasus
  • Sulawesi Selatan 9 kasus

0 Komentar