PDIP Sumbar Beri Jamu Masyarakat untuk Perkuat Imunitas, APD dan Masker Dibagikan ke Tenaga Medis

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Pengurus DPD PDIP Sumbar memberikan jamu kepada masyarakat untuk memperkuat imunitas tubuh (Foto: PDIP)

-

AA

+

PDIP Sumbar Beri Jamu Masyarakat untuk Perkuat Imunitas, APD dan Masker Dibagikan ke Tenaga Medis

Regional | Jakarta

Rabu, 22 April 2020 19:48 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman mengungkapkan, tengah memesan 2.000 alat pelindung diri (APD) dan 5.000 masker standar medis. Kedua produk ini, akan didistribusikan ke rumah sakit dan Puskesmas yang persediaannya minim di Sumatera Barat (Sumbar)

“Insya Allah, ini bantuan perdana PDIP Sumbar. Baru sebanyak ini pesanan kita bisa dipenuhi produsennya,” ungkap Alex dalam keteranganya, Rabu (22/4/2020).

Mengapa ini penting: APD dan masker standar medis saat ini, masuk kategori produk langka di pasaran. Pasokannya juga terbatas, karena hampir seluruh daerah bahkan dunia, membutuhkan kedua produk itu.

Pengurus DPD PDIP Sumbar membagikan masker kepada masyarakat (Foto: PDIP)

Konteks:

⦁ Mulai Rabu (22/4/2020) hingga 14 hari ke depannya atau 5 Mei 2020, Pemprov Sumbar akan memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah administratifnya.

⦁ Instruksi Gubernur No 360/051/Covid-19-SBR/IV-2020 tentang Pemberlakukan PSBB di Wilayah Provinsi Sumatera Barat.

⦁ Kebutuhan APD untuk penanganan COVID-19 di Sumbar diperkirakan sebanyak 200.000 APD, baru dipenuhi sekitar 10.000 APD.

Apa yang dilakukan: PDIP Sumbar akan memetakan kebutuhan rumah sakit dan puskesmas terhadap APD dan masker standar medis ini. Pendistribusiannya tidak pada rumah sakit rujukan, melainkan ke seluruh Sumbar. Hal ini disebabkan penyebaran pandemi yang juga telah meluas.

“Kita upayakan mendonasikan 5.000 APD dan 25 ribu masker standar medis untuk Sumbar. Mari kita sama berdoa, agar pesanan ini bisa dipenuhi produsennya,” kata Alex.

Kategori langka di pasaran: APD dan masker standar medis ini, masuk kategori produk langka di pasaran. Pasokannya juga terbatas, karena hampir seluruh daerah bahkan dunia, membutuhkan kedua produk itu.

⦁ PDIP ingin cepat menyalurkan bantuan APD, tapi terkendala ketersediaan produk.

⦁ Saat ini, yang dibagikan baru berupa masker kain yang diperuntukan 5.000 masker kain untuk masyarakat umum.

Apa katanya: "Kita akan terus menambah pembagian masker ini, tapi masih kesulitan mendapatkannya karena produk juga terbatas tersedia di pasar," kata Ketua DPD PDIP Sumbar.

Kebutuhan APD Sumbar: Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan dalam penanganan pasien COVID-19, Pemprov Sumbar telah meminta 40 ribu lebih APD ke pusat.

⦁ APD tersebut Ini untuk memenuhi persediaan selama empat bulan.

⦁ APD akan mendistribusikan ke sejumlah rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan COVID-19,.

"Prediksi kita, kebutuhan APD di Sumbar mencapai 200 ribu set. Saat ini, baru sekitar 10 ribu unit yang terpenuhi," ungkap Nasrul Abit pada wartawan di Padang belum lama ini.

Bagaimana selanjutnya: Ketua DPD PDIP Sumbar Alex Indra Lukman mengatakan, elain membantu APD dan masker, PDIP Sumbar juga mendistribusikan aneka jamu pada masyarakat, dengan tujuan untuk memperkuat imunitas tubuh.

“Jamu adalah kekayaan pengobatan asli Indonesia. Mengonsumsi herbal, bisa menjaga sistem kekebalan tubuh jadi lebih kuat dan cocok dikonsumsi oleh semua golongan umur, anak-anak hingga Lansia,” ungkap Alex Indra Lukman.


0 Komentar