Pekan Depan Dioperasikan, RS Darurat Galang Bakal Rawat TKI dari Malaysia yang Positif COVID-19
Pembangunan RS Darurat Galang yang pembangunannya kini mencapai 78 persen (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA, HALUAN.CO - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono, menyebut Rumah Sakit Darurat (RSD) Pulau Galang akan mulai beroperasi pekan depan. RSD tersebut akan digunakan untuk menampung tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia dinyatakan positif COVID-19.

"RSD Pulau Galang hari Senin (30/3/2020) akan dioperasionalkan, khususnya untuk menampung pasien TKI dari Malaysia (yang dinyatakan positif Covid-19)," ungkap Yudo, Kamis (26/3/2020).

Yudo mengatakan, jumlah TKI dari Malaysia yang dipulangkan itu akan mencapai ribuan. Mereka akan dicek suhu tubuhnya dengan menggunakan thermal gun dan dicek dengan menggunakan alat rapid test Covid-19. Jika hasilnya positif, maka akan dirawat di RSD Pulau Galang.

"Jumlahnya ribuan tapi akan di-check dulu dengan thermal gun dan rapid test, yang dinyatakan positif akan dirawat di RSD Pulau Galang," katanya.

Pengecekan suhu tubuh dan rapid test itu, kata Yudo, dipusatkan di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Pelaksanaannya direncanakan akan dimulai Senin pekan depan.

"Iya (mulai screening hari Senin). Pelaksananya Pangdam-1/BB sebagai Pangkogasgabpad," jelas dia.

Sementara Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, menyebutkan, rencananya RSD Pulau Galang sudah bisa beroperasi pada pekan depan. Namun, ada hal yang masih perlu dilakukan, yakni melatih tenaga medis untuk melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19.

"Saat ini pembangunan rumah sakit khusus corona di Pulau Galang sudah mencapai 78 persen, namun masih perlu melatih tenaga medis perawatan pasien corona agar bisa mengoperasionalkan RS ini sehingga efektif," ungkap Hadi.

Wabah Corona Telah Masuk ke Sumbar, Satu Pasien Positif di Bukittinggi

Rencananya, kata dia, RS tersebut sudah bisa dioperasionalkan pada Senin (30/3/2020). Kamis (26/3/2020), peralatan kesehatan akan dikirimkan dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules.

RS khusus corona di Pulau Galang itu memiliki beberapa fasilitas. Selain tempat pendukung untuk tenaga medis, juga terdapat sarana lain, di antaranya ruang farmasi, radiologi, gizi, dan fasilitas untuk laundry.

Menurut Hadi, ruang observasi di sana sudah siap sebanyak 340 tempat tidur dan untuk ruang isolasi sendiri sudah siap 20 tempat tidur.

Untuk diketahui, Pelabuhan Dumai akan menjadi lokasi kedatangan TKI yang pulang dari Malaysia. Para TKI itu kembali ke Tanah Air karena Negeri Jiran tersebut memberlakukan kebijakan lockdown akibat pandemi Covid-19.

Dengan disiapkannya Pelabuhan Dumai, diharapkan kepulangan TKI tidak lagi menumpuk di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Pemulangan tersebut pun diharapkan dapat dilakukan segera.